Dhuafa
- Senin, 05/10/2009 12:44 WIB Bertahan dengan Temulawak Naiknya BBM dan sembako berkali-kali, berimbas pada usaha Catu. Order temulawak dari para pemilik warung mengalami penurunan.
- Rabu, 30/09/2009 13:53 WIB Terserang Kanker Tenggorokan dan Tumor Lidah Ada benjolan kecil yang menyembul dari dalam tenggorokannya. Salimah menduga penyakit amandel. Lantaran dibiarkan saja, lama-lama benjolan itu terus membengkak.
- Sabtu, 19/09/2009 09:01 WIB Tak Menyesal Jadi Petani Sejak jadi petani dan ikut Kelompok Tani Maju Jaya, kondisi keuangan Sugandi sontak melorot. Penghasilannya cukup untuk membeli beras satu atau dua hari saja. Padahal, ia ingin sekali semua anaknya tamat SMA.
- Jumat, 18/09/2009 09:08 WIB Ada Kebanggaan Menjadi Guru Setiap pagi Adi berangkat dari rumahnya di Ledeng Sindang Sari menuju Tanah Sareal, lokasi MI. Ia mencoba menikmati profesinya, meski digaji Rp. 90.000 perbulan. Secara perhitungan materi, uang segitu tidak cukup menutup kebutuhan hidupnya.
- Senin, 14/09/2009 09:33 WIB Calon Montir Kapal dari Teluk Naga Sewaktu ditanya Adin, bapaknya, Qodir kecil mengaku kepingin jadi pembuat sekaligus montir kapal. Ia ingin membuat kapal atau perahu yang besar, agar bapaknya yang bekerja sebagai nelayan bisa dapat ikan banyak setiap hari.
- Friday, 11/09/2009 10:53 WIB Juwita yang Tak Punya Anus Malang benar nasib Juwita (2). Proses kelahirannya yang dibantu paraji, memang normal tanpa masalah. Hanya saja, dua minggu setelah lahir, orang tuanya baru mengetahui kalau bocah itu tidak punya anus.
- Tuesday, 08/09/2009 11:15 WIB Pelopor Pembuat Pupuk Organik di Kampung Bojong Menteng Penghasilan minim sebagai guru honorer tak menyurutkan niat Asep menyunting Heni Suhaeni (27). Asep bersama istrinya hidup seirit mungkin, sesuai pendapatan bulanannya. Kebutuhan yang dirasa tidak penting, dicoret dari daftar belanjaan.
- Monday, 07/09/2009 10:06 WIB Jualan Nasi Padang di Pinggir Rel Uni Ratna bersama keempat anaknya tinggal di kamar kontrakan lantai dua. Untuk menujunya harus melewati tangga dan lorong sempit nan gelap. Atapnya dari seng bekas pagar bangunan. Dindingnya dari kayu triplek sisa dengan lantai papan.
- Friday, 04/09/2009 10:56 WIB Bangkit dari Kandang Kambing Zubaidah (34) diusir dari kontrakan lantaran tak sanggup membayar uang sewa. Ia bingung, isi dompetnya kosong. Seorang temannya lalu menawarkan tempat gratis. Wajah Zubaidah yang semula ceria seketika mengkerut.
- Wednesday, 02/09/2009 12:58 WIB Membangun Usaha Dengan Modal Peralatan Sewa Rusdi (38) benar-benar terkejut. Degup jantungnya berdetak lebih kencang. Dokter baru saja memberi tahu kalau proses persalinan anak pertamanya bermasalah. Bayinya terlilit tali pusar hingga kekurangan oksigen.
- Monday, 31/08/2009 11:41 WIB "Tolong, Jangan Jauhi Saya!" Gara-gara dicakar tikus kecil, wajah Zakaria (46) rusak tak karuan. Jaja –panggilan Zakaria—tak menyangka jika kini mata, pipi, hidung, gigi, dan bibirnya hilang.
- Friday, 28/08/2009 11:01 WIB Akhirnya Saya Bisa Kuliah Muhammad Yusuf Hidayat (32) bercita-cita menjadi aparat keamanan. Yusuf kecil senang jika melihat orang berpakaian seragam, lengkap dengan atribut kebesaran di pundak dan pistol terselip di pinggang. “Kelihatannya gagah.”
- Wednesday, 26/08/2009 16:18 WIB ATM Tanpa Mesin Milik Warga Muara Jaya “Saya menuntut ilmu dan 'mengabdi' keajeungan. Lebih tepatnya saya numpang hidup dan makan di pesantren, karena saya lahir bukan dari keluarga mampu. Beberapa rumah ajeungan sudah pernah saya tinggali,” kata Gumyadi
- Monday, 24/08/2009 15:18 WIB Inspirator dari Kampung Selaawi Semangat dan perjuangan Iwan bersama anggota Gapoktan Wanti Asih yang membuat LPS Dompet Dhuafa mau menggandengnya menjadi mitra.
- Friday, 21/08/2009 13:35 WIB Umiyati: Tak Mau Menyerah pada Keadaan Walau usianya sudah mencapai angka enampuluhan, nenek bercucu 32 orang ini masih tetap tegar untuk selalu hidup dengan kedua tangannya. Sesulit apa pun kondisi yang ia dan suaminya hadapi.
- Monday, 08/06/2009 13:18 WIB Sewa Tikar Ada profesi yang menarik di kawasan kebun binatang Ragunan. Mereka adalah penjaja tikar sewaan. Inilah di antara potret dhuafa di Jakarta yang tetap berkerja keras untuk hidup.
- Wednesday, 26/11/2008 12:09 WIB Sol Sepatu Umumnya kita mungkin kecewa ketika sepatu atau sandal kesayangan tiba-tiba rusak. Mau dibuang sayang, mau diperbaiki kayaknya nggak murah. Saat itulah kita butuh tukang sol sepatu.
- Monday, 03/11/2008 15:32 WIB Jamu Jilbab Begitu banyak aktivitas ekonomi dhuafa di sekitar kita. Tapi terbayangkah jika seorang wanita harus berjalan kaki selama sekitar empat jam seorang diri, setiap hari. Belum lagi dengan ancaman pelecehan seksual yang mungkin terjadi.
- Monday, 13/10/2008 11:46 WIB Sapu Jalan Jam setengah lima pagi ia sudah bergumul dengan sampah-sampah di jalan ibukota. Demi tambahan penghasilan sebesar seratus ribu rupiah, ibu berkerudung ini ikhlas menjadi penyapu jalan. Berikut penuturannya.
- Tuesday, 07/10/2008 14:04 WIB Bocah Semir Hampir selalu ada fenomena duka di belantara Jakarta. Tak terkecuali di kalangan anak-anak. Di usia yang mestinya sibuk belajar, bercengkrama dengan ayah ibu, kakak adik; justru mereka bercapek-capek mencari nafkah.
(Arsip Dhuafa)






