Tidak Mau Dinikahi Setelah Berzina
Bu Ustadzah,
Saya bujang berumur 27 tahun sudah berhubungan dengan kekasih saya selama 2 tahun, karena saking dekatnya kita pernah melakukan hubungan suami istri beberapa kali, namun saat saya mengajak kekasih saya untuk menikah dia selalu bilang nanti saja kita jalani yang sekarang dulu.
Dosakah saya bila menikah dengan orang lain? Jika saya pernah dengan berzina dengan seseorang haruskah saya menikahinya? Mohon pencerahannya,
Salam.
DD
Jawaban
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh
Saudara DD yang dirahmati Allah,
Saya terus terang prihatin terhadap apa yang sudah Anda lakukan dan beberapa kasus yang serupa. Ini suatu indikasi yang terang benderang bahwa fenomena pacaran telah membawa pada kema’shiyatan. Namun..bersyukurlah, karena Allah membuka pintu kesadaran untuk Anda sebelum ajal menjemput. Bila memang masa lalu itu terlanjur suram, tutuplah dan tak usah ditengok lagi. Berjalanlah lurus ke depan dengan memenuhi hari-hari Anda dengan amal sholih dan ketaatan kepada Allah.
Dalam Hadits Qudsi disebutkan:
”Hai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian selalu berbuat dosa pada malam dan siang hari, sedang Aku mengampuni dosa-dosa semuanya. Oleh karena itu, mohonlah ampun kepadaKu, niscaya aku akan mengampuni kalian.” (HR.Muslim)
”Hai anak Adam, selama kalian berdoa dan berharap kepadaKu, niscaya aku akan memberi ampunan kepada kalian atas semua dosa yang kalian lakukan tanpa Kupedulikan. Hai anak Adam, seAndainya dosa-dosamu mencapai langit, kemudian kalian memohon ampun kepadaMu, niscaya Aku akan mengampuni semua dosa yang telah kalian lakukan tanpa Kupedulikan. Hai anak Adam, seAndainya kalian datang kepadaKu dengan membawa dosa-dosa sepenuh bumi, kemudian kalian datang tanpa mempersekutukanku Aku dengan sesuatu pun, niscaya Aku akan datang dengan membawa ampunan sepenuh bumi.” (HR Tirmidzi)
Saudara. DD, saya percaya bahwa keinginan Anda untuk menikahi pacar Anda adalah semata karena rasa tanggungjawab. Bicaralah secara serius tentang hal ini, apalagi jika Anda sudah punya kesiapan menempuh jenjang rumahtangga, seperti masalah nafkah. Jika nafsu Andapun sudah tak tertahankan, maka nikah juga solusi terbaik. Namun jika wanita tersebut ingin hubungan tetap dalam koridor ”terlarang” secara terus menerus, berarti dia bukan wanita baik-baik. Kemungkinan pertama adalah dia tidak menuntut Anda untuk menikahinya atau dia belum siap. Cobalah cermati secara mendalam alasan penolakannya.
Meskipun Allah swt Maha Pengampun, bukan berarti Anda lepas dari ketentuan-Nya, maka Sdr DD, pertanggungjawaban pada Allah swtl dapat Anda lakukan:
- Istighfar
- Taubat
- Mengerjakan amal kebaikan yang menghapus dosa,
Sebagaimana firman Allah : ”sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan dosa perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang yang ingat.” (QS Huud :114)l
Jika memang dia menolak lamaran Anda, maka semoga meringankan pertanggunjawaban horisontal Anda. Tempuhlah hari-hari ke depan sebagai pintu pertaubatan Anda dan semoga Allah swt. Menerima taubat Anda. Amin.
Wallahu a’lam bish-shawab
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Bu Urba
Lainnya (Arsip)
- Adanya Pihak Ketiga
Sabtu, 16/01/2010 08:06 WIB - Cara Mendidik Anak Belajar
Senin, 04/01/2010 12:13 WIB - Ibu Ingin Menikah dengan Laki-laki Beristri dan Beranak Tiga
Senin, 04/01/2010 12:09 WIB - Istri Menolak Bayar Hutang Saudara Suami
Senin, 04/01/2010 12:05 WIB - Meminta Pertanggungjawabannya?
Senin, 04/01/2010 11:39 WIB
Konsultasi Keluarga
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




