Fenomena Akhwat Facebook-ers

Kejadian demi kejadian yang kutemukan di dunia maya begitu banyak menyadarkanku akan pentingnya seorang akhwat menjaga dirinya untuk tidak mudah mengupload foto dirinya di dunia maya.

Komentar Masuk:

modern-mother — Senin, 10/01/2011 11:25 WIB

internet adalah ranah publik. jangan sekali-kali berharap dapat menyimpan yang pribadi dalam internet. apalagi jelas-jelas facebook adalah media sosial.

memajang foto di facebook sama saja dengan memajang foto pribadi ukuran 10R di depan pintu pagerrr.

udahlah diliatin publik.....orang jadi bertanya-tanya apa yang bermasalah dengan orang ini sampe-sampe harus majang fotonya sendiri? hualahhhh.


winda yuniar — Senin, 10/01/2011 11:56 WIB

yap... sepakat. mencontrol dunia maya itu ldh sulit jadi hati2 dgn foto2 qt. tapi bgmn solusinya jika teman qt mengupload foto yg disitu juga ada foto qt tanpa ijin & protes kita pun dianggap angin lalu.


hilmi — Senin, 10/01/2011 11:58 WIB

tulisan yg sangat bagus ukhti. barakallahu fiik.

mudah2an bisa dijadikan ibroh buat semua akhwat di yang aktif di semua lini dakwah, baik dakwah yang asholah maupun dakwah palsu.


Ai yuningsih — Senin, 10/01/2011 12:25 WIB

SubhanAllah...,tulisan yg bagus, trimakasih dah mengingatkan.


minerva yustitia — Senin, 10/01/2011 12:46 WIB

Alhamdulillah.. tulisan yang mengena untukku.. karena aku suka juga mengupload foto anak2 atau fotoku bersama teman2... terima kasih dah diingatkan semoga kita dapat berhati-hati dalam mengikuti perkembangan teknologi dunia internet karena ternyata masih banyak hal-hal yang perlu diwaspadai..


Kutu Kapok — Senin, 10/01/2011 12:49 WIB

Di FB sih nggak dipampang tuh foto...tapi dipampang di pu-un-pu-un (di pohon-pohon) dan di tiang listrik...kan foto caleg wanita...harus dipampang agar masyarakat kenal...kalau perlu bangga jika ada preman mengambil spanduk yang ada foto dirinya, terus dipajang di kamar si preman tsb dan si preman terus memandangi wajah berjilbab tersebut sambil bergumam...."KEMENANGAN DAKWAH..."

wkwkwkwk 8x....

Hanya wanita-wanita DONGOK dan DUNGU yang mau fotonya dengan Senyum Simpul di pajang di pohon dan tiang listrik menyambut KEMENANGAN DAKWAH katanya....

Nyatanya DITIPU MENTAH-MENTAH....


salwa — Senin, 10/01/2011 12:59 WIB

setujjuhh,,,
sempet bikin akun FB, tapi,, dirasa kurang manfaatnya,, terlalu banyak zina mata,,,
huff...:D

moga senantiasa dapat menjaga kemuliaan kita sebagai perempuan,,,



pacebook — Senin, 10/01/2011 13:03 WIB

Majang fotonya kayaknya sekalian buat niat nyari Jodoh tuh... :)


Anin — Senin, 10/01/2011 14:43 WIB

masyaAllah....ane sangat senang majang photo di FB..truzz dmn dounk...??

didelete gt???


Taufiq — Senin, 10/01/2011 15:39 WIB

Setuju sekali. Tetapi hal ini pun berlaku buat Ikhwan karena tidak ada perlunya kita memasang foto.

Selain itu, jangan lupakan tentang bahaya sihir, yang bisa dikirim lewat foto. Siapa tahu ada pemuja jin yang mengunduh foto kita dan mencetaknya.

Intinya, memasang foto itu sangat membahayakan diri sendiri.


ermuser — Senin, 10/01/2011 16:30 WIB

knapa ya yg namanya hilmi n kutu kapok tuh ga dmana2 komennya selalu menebar kebencian n permusuhan, ga nyambung ma tema.semoga Allah membukakan pintu hati mereka sehingga bisa sdikit berfungsi otaknya. Amin


ummumesia — Senin, 10/01/2011 16:57 WIB

salaam..
semoga semakin banyak ikhwah fillah yang semakin hati-hati menjaga kehormatannya,

nasihat serupa silahkan dilihat,
http://ummumesia.wordpress.com/2008/11/02/pelajaran-dari-secarik-cadar/
http://roihan.wordpress.com/2009/01/20/ukhty-karna-engkau-bagai-mutiara/


habib — Senin, 10/01/2011 17:45 WIB

setuju bgt aq sama mbak, aq jg punya pemikiran yang sama tentang akhwat yang seperti itu,

kalau menurut aq mereka udah terkena sama yang namanya jahiliyah modern..


diva — Senin, 10/01/2011 19:42 WIB

aq sih biasa2 ajah nanggapin berbagai macam media sosial internet... ga lebih ga kurang...


Nurlis — Senin, 10/01/2011 20:45 WIB

”Kejahatan itu bukan hanya sekadar berasal dari niat seseorang untuk berbuat jahat tapi karena ada kesempatan. Waspadalah.. Waspadalah..”
jazakillah dah mengingatkanku...


Rahmat212 — Senin, 10/01/2011 21:03 WIB

Kalau menurut saya daripada di internet banyak sekali gambar2 wanita tidak menutup auratnya mending diisi dengan foto2 wanita yg dengan bangga menutup auratnya.

Bagi yg bercadar silakan istiqomah dengan cadarnya. Bagi yg tidak bercadar, lebih baik sebarkan poto2 senyum kebanggaan dengan jilbab yg Anda pakai agar orang2 yg benci Islam itu tahu bahwa berjilbab itu dilakukan dgn kesadaran dan dilakukan dgn penuh kebanggaan


abdalim — Selasa, 11/01/2011 00:23 WIB

Ukhti, syariah sebetulnya sudah memberi solusi, yaitu niqab/cadar. Untuk akhwat yang khawatir keindahannya bisa dilihat orang tak dikenal bisa mempertimbangkan berniqab. Bahkan beberapa ulama mewajibkan jika fitnah terlalu besar.


Ummu tsaqif — Selasa, 11/01/2011 08:32 WIB

Subhanallah,setuju bget ana dg si penulis...bagi para akhwat hndkny menampakkan kecantikanny hy pd suaminy sj...krn dg bgtu bs menyenangkan dan menentramkan hti para suami2 yg sholeh.


Ika Mustikasari — Selasa, 11/01/2011 08:33 WIB

Namanya juga jaring sosial ya sifatnya untuk berinteraksi, termasuk buat cari jodoh, promosi diri pertama ya lihat photo-nya. Buat yg sudah berkeluarga saya pikir sah-sah saja upload photo biar keluarga yg lain juga tahu kabar kita, kebetulan banyak sodara saya yg punya acc FB.
Justru gara-gara saya upload poto diri pakai jilbab banyak teman wanita tertarik mengikuti jejak saya pakai jilbab. Mereka ngaku sendiri: "Pengin pakai jilbab kek Mbak Ika..."
Kalau yg lihat poto itu mikirnya 'macem-macem' itu kan urusan dia sama Yang Di Atas.
Kembali pada pribadi masing-masing.. Otreeee......


Arashi Fenjian Ren — Selasa, 11/01/2011 08:40 WIB

Wah, keren banget ahwat-ahwat yang mikirnya kayak gini. Terlepas dari kecantikan fisik mereka, Pasti beruntung banget siapapun ikhwan yang dapet istri untuk ahwat-ahwat yang berpikiran seperti ini. Apa tidak bangga memiliki istri yang hanya men-"spesial"-kan dirinya untuk Sang suami? Sono ahwat-tachi wa Hontou ni kakoi desu!!!


Nailul — Selasa, 11/01/2011 09:09 WIB

terimaksih banget mba....dari kemarin sedang memikirkan hal ini dan Alhamdulillah ada artikel ini, sungguh sangat membantu memantapkan saya...


achmad luthfi — Selasa, 11/01/2011 09:12 WIB

sebaiknya fhoto yg di tag tak usah diri tapi alam lain lah


saiful mudzakir — Selasa, 11/01/2011 09:50 WIB

sukron atas artikelnya sangat menarik sekali,untuk para akhwat.....?!meskipun foto profil antm cantumkan cartun akhwat/muslimah dg alasan supaya para ichwan tdak dapat melihat dan menikmati,tidak menutup kemungkinan malah foto2 tersbut banya tersimpan di folder album......yaaa setan itu pinter mba'.....meski foto profil tdak di pasang, tp nama dan gambar cartunlah yang akan di jadikan daya tarik oleh setan,kemudian di klik lah dan di lihatnya album....waw....ha..ha..ha...ternyata orangnya cantik."gumam dalam hatinya" gitu mba'...jdi jngan merasa sudah aman.
TAHUKAH ANDA "BAHWA FACEBOOK MAMPU MEMALINGKAN KITA TERHADAP AL-QUR'AN"
Beberapa pertanya'an yang perlu di Jawab.
A.mana yang sering anda buka antara Al-qur'an dan Facebook?

B.berapa lama waktu yang anda gunakan untuk ber facebook ria di banding membaca al-qur'an

C.kapan saja di mana saja dan dalam keadaan apa saja anda meluangkan untuk ngecek akun anda,tapi sudahkah hal demikian juga anda lakukan pada al-qur'an?

"belum tentu kita sehari membaca al qur'an,belum tentu kita sehari bersedekah,belum tentu juga kita sehari kuat duduk ber jam2 untuk membaca buku2 islami,mengikuti kajian,membaca al-qur'an,tapi semua itu menjadi mudah dan ringan ketika FACEBOOK an,membaca,ngeluarin uang untk beli pulsa,duduk di depan monitor dan memelototinya,hal ini sama dengan perumpama'an di atas,yang membedakan adalah berpahala dan tidak.wallahu musta'an


saiful mudzakir — Selasa, 11/01/2011 09:51 WIB

sukron atas artikelnya sangat menarik sekali,untuk para akhwat.....?!meskipun foto profil antm cantumkan cartun akhwat/muslimah dg alasan supaya para ichwan tdak dapat melihat dan menikmati,tidak menutup kemungkinan malah foto2 tersbut banya tersimpan di folder album......yaaa setan itu pinter mba'.....meski foto profil tdak di pasang, tp nama dan gambar cartunlah yang akan di jadikan daya tarik oleh setan,kemudian di klik lah dan di lihatnya album....waw....ha..ha..ha...ternyata orangnya cantik."gumam dalam hatinya" gitu mba'...jdi jngan merasa sudah aman.
TAHUKAH ANDA "BAHWA FACEBOOK MAMPU MEMALINGKAN KITA TERHADAP AL-QUR'AN"
Beberapa pertanya'an yang perlu di Jawab.
A.mana yang sering anda buka antara Al-qur'an dan Facebook?

B.berapa lama waktu yang anda gunakan untuk ber facebook ria di banding membaca al-qur'an

C.kapan saja di mana saja dan dalam keadaan apa saja anda meluangkan untuk ngecek akun anda,tapi sudahkah hal demikian juga anda lakukan pada al-qur'an?

"belum tentu kita sehari membaca al qur'an,belum tentu kita sehari bersedekah,belum tentu juga kita sehari kuat duduk ber jam2 untuk membaca buku2 islami,mengikuti kajian,membaca al-qur'an,tapi semua itu menjadi mudah dan ringan ketika FACEBOOK an,membaca,ngeluarin uang untk beli pulsa,duduk di depan monitor dan memelototinya,hal ini sama dengan perumpama'an di atas,yang membedakan adalah berpahala dan tidak.wallahu musta'an


winy — Selasa, 11/01/2011 12:19 WIB

perlu disadari, foto2 yg diunggah ke FB akan menjadi milik FB, hal ini telah dicantumkan dalam peraturan yg dimunculkan pengelola FB saat kita mengunggah foto di FB. jadi, kita harus sadar dulu resikonya. di sisi lain, kita bisa mengatur siapa2 saja yg boleh melihat, jadi privasi terjaga, tentu saja gak ada jaminan 100%, namanya juga internet, ada aja orang iseng.
kalo saya pribadi, membutuhkan teman2 FB mencantumkan fotonya agar lebih mudah berinteraksi (kadang lupa, ini nurul yg mana ya? temen kampus, temen SMP?) apalagi kalau tidak lengkap mengisi kolom info. foto juga sbg bukti bahwa org itu benar2 ada di dunia nyata, khsusnya dia benar2 teman saya, bukan pembajak iseng. Menurut saya, tinggal ditimbang saja manfaat dan mudharatnya. menurut saya lagi, akan berbeda di masing2 orang, karena beda juga kondisi dan situasi tiap orang. saya berharap gak ada pelabelan negatif tanpa identifikasi yg jelas. oya, saya setuju bahwa ini tidak hanya berlaku untuk akhwat. ikhwan yg gonta ganti foto profil secara berlebihan juga bikin gerah yg liat. salam.


fahrul — Selasa, 11/01/2011 13:25 WIB

begitulah wahai saudaraku sekalian....
dan alhamdulillah sdh hmpir 2 bln yg lalu ana pun memutuskan untuk keluar total dari dunia FB.
sapa mu ikut...??????hehehhe


fa' — Selasa, 11/01/2011 14:17 WIB

1. izzah islam harus tetap dijunjug tinggi. meminimalisir menjadi wanita 'penggoda'.
2. mungkin kita lihat di yahoo beberapa hari yang lalu. CIA meminta data para pengguna twitter dengan alasan wikileaks. pada tgl 11-01-11 CIA juga meminta data para pengguna Facebookers......waspadalah..waspadalah


C@NTIK_M@NIS — Selasa, 11/01/2011 14:41 WIB

Daripada terlalu memusingkan mudaratnya lebih baik mengoptimalkan manfaatnya..

Saya memanfaatkan FB ini untuk membangun jaringan bisnis, jual-beli & mencari pangsa pasar.
Dalam profil atau dalam album, 100% hanya nge-tag produk yg saya jual tanpa sedikitpun ada foto pribadi saya, yg penting sebelumnya bisa membangun kepercayaan dalam jual-beli dengan teman-teman yg sudah dikenal lebih dulu / teman lama.
Enak, ga keluar biaya untuk upload dapat uang jutaan rupiah dari hasil berniaga di dunia maya...:)


zie — Selasa, 11/01/2011 21:46 WIB

ikhwan minta ta'aruf tanpa kenal dulu? berarti sang ikhwan hanya memandang sisi fisikly saja, kasihan sang akhwat, smg g diterima, lho


zie — Selasa, 11/01/2011 21:46 WIB

ikhwan minta ta'aruf tanpa kenal dulu? berarti sang ikhwan hanya memandang sisi fisikly saja, kasihan sang akhwat, smg g diterima, lho


ardi — Rabu, 12/01/2011 01:42 WIB

menurut saya foto itu penting dipasang, TAPI hanya sebatas utk identifikasi pemilik akun, krn sgt dimungkinkan banyaknya nama yg sama dan bahkan sering juga nama akun yg digunakan adalah bukan nama sebenarnya sehingga kdg membingungkan orang lain siapa ini sebenarnya...nah foto ini sifatnya sebagai pengenal. jadi kl mau pasang foto ya cukup satu saja.

masalah foto yg di-tag orang lain, ya mmg hrs kita sendiri yg aktif menghapus yg tidak perlu, karena sgt sulit mencegah orang lain bertindak iseng.

kl mmg khawatir dg fb ya sekalian tdk usah buat akun


bangjoyo — Rabu, 12/01/2011 08:17 WIB

yang jelas,

kucing itu, suka sama ikan, mw ikan teri, ikan goreng, bakar aplagi,

mw dikasih sarden, ikan asap, kasih tempe yg dbentuk ikan aja mau, hehehe...

jd, mending ya ukhti2 sekalian, gk usah pasang poto pribadi,

tp ya klo emg poto bareng2 satu sekolah sih, gpp, bakal kecil bgt soale hahaha

salam gan!!! ^^v


Jey — Rabu, 12/01/2011 08:46 WIB

Artikel yang bagus. untuk para akhwat2yang sudah mulai kecanduan fesbuk


Kirim Komentar

Komentar yang akan dimuat yang santun, argumentatif, dan tidak memancing permusuhan

Nama


Email


Website (opsional)


Komentar



 
 
 
Muslimah
Kirimkan tulisan Anda via email ke redaksi@eramuslim.com dengan judul "Muslimah" sertakan profil singkat.
 
   
 
Share
 

PELUANG

 
 
 

Danamon Syariah Akan Kembangkan Produk Franchise
  Prospek pertumbuhan bisnis franchise di Indonesia dinilai sangat bagus sehingga Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon akan mengembangkan produk pembiayaan khusus untuk bis...

Syakir Sulla : Syariah Punya Baitul Maal
Sosok Syakir Sulla merupakan sosok yang tidak asing lagi dalam dunia industry syariah. Ia adalah seorang praktisi dan akademisi syariah yang sudah malang melintang dalam berba...

Danamon Syariah Luncurkan Pembiayaan Otomotif dan Haji Khusus Kopkar
  Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon meluncurkan pembiayaan otomotif dan layanan haji bagi anggota Koperasi Karyawan (Kopkar) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha...

Danamon Syariah Agendakan Spin Off 2012
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon mengagendakan spin off pada 2012 mendatang. Agenda menjadi Bank Umum Syariah ini telah dalam perbincangan dengan pihak internal dan segera a...

 
Education Corner

Ada Apa Dengan Anak Remaja Kita

Waduh, bagaimana ini, Rina malas, Anto menolak, apa Ibu liburan berdua saja dengan Ayah, kalau gitu Ibu langsung ke Bali saja naik pesawat, enak gak usah capek-capek lewati Jogja, Ayah saja yang bic...

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Semua Rakyat Berhak Jaminan Sosial

JAKARTA – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) menyelenggarakan DIskusi Indonesia Sehat Dompet Dhuafa dengan Topik ; “Ada Apa dengan Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nas…

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Tatap Masa Depan di RBA Kampung Muka

Siang itu, ruang baca Rumah Belajar Anak (RBA) Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, kembali diramaikan  oleh suara riuh riang anak-anak. Ruang baca yang sekaligus berfungsi sebagai …