Istri Memahami Walau Hidup Susah

Kamis, 14/07/2011 10:09 WIB | Arsip | Cetak

ilustrasi suasana kampung

“Ass wr, wb.. bu, aku ingin pulang minggu depan, aku minta ibu memahami kalau aku sudah tidak tahan lagi wass, wr, wb” demikian bunyi SMS singkat yang mengejutkan dari Ranti, istri dokter Rizal, anaknya bu Joko yang sudah sepuh dan memiliki 8 orang anak. Alhamdulillah bu Joko sudah merasa lega karena hampir semua anaknya sudah hidup sukses. Sukses menurut kacamata manusia sederhana seperti dirinya.

Keempat putrinya sudah menikah dan semua anak lelakinya sudah memiliki pekerjaan walaupun tidak semuanya mapan dan hidup mewah. Namun pekerjaan tetap, dengan kategori sederhana sudah dimiliki oleh putra-putrinya yang dibesarkan dengan susah payah tanpa bantuan siapapun. Bu Joko sendiri yang membesarkan anak-anaknya dalam diam setelah suaminya dipanggil yang maha kuasa 18 tahun lepas.

Ranti adalah anak bungsu yang merupakan anak kesayangan seluruh anggota keluarga. Ranti juga memiliki banyak rizqi yang diberikan Allah berupa kepandaian otak yang menyebabakan Ranti dari sejak SMP, SMA sampai kuliah dibiayai pihak luar baik sekolah maupun intistusi. Bahkan terakhir Ranti mendapatkan beasiswa dari perusahaan farmasi karena salah satu nilai ujian nasionalnya mendapatkan nilai 10, khususnya subject Biologi. Selain itu Ranti juga terbukti mendapatkan nilai sangat baik untuk setiap semesternya sehingga wajar ketika lulus sarjana strata 1, Ranti diberikan tawaran melanjutkan beasiswa ke Jepang.

Namun masalah bermula ketika Ranti dikenalkan oleh kakaknya kepada seorang lelaki yang sederhana dan cerdas serta soleh. Lelaki itu dalam mengambil sertifikasi kedokterannya diminta untuk melakukan pengabdian ke daerah jauh di pedalaman. Lelaki itu meminta untuk mengajak Ranty bersamanya setelah akhirnya mereka menikah. Masalah bermula dimana Ranty yang cerdas merasakan kebosanan yang amat sangat. Tidak ada yang dapat dilakukan sebagai istri sang dokter selain menjalani suasana kehidupan di pedalaman yang membuatnya tidak bisa berbuat lebih. Untuk memasak pun Ranty belum begitu mahir, bila mau masak yang agak susah dan rumit, bumbunya juga tidak tersedia lengkap, selain jadi mahal, Ranty juga tidak yakin dengan rasanya.

Sebetulnya suami Ranty kasihan dengan Ranty. Suaminya juga membolehkan Ranty untuk pulang kembali ke rumahnya jika Ranty mau, jadi bertemu cukup sebulan sekali. Namun bu Joko, ibunya Ranti berkeras bahwa Ranty tidak boleh meninggalkan suaminya dalam keadaan apapun, susah senang harus dialami bersama, harus dilalui bersama. Kebosanaan, karena ketidakadaan barang-barang yang dibutuhkan, yang sebenarnya mudah didapat bila Ranty tinggal di tengah kota, menurut bu Joko harus ditahan Ranty. Selain itu juga kerinduan pada kawan-kawan yang selama ini mengisi keceriaan hidup Ranty harus dapat dikendalikan oleh Ranty. Istri harus dapat memahami walau dalam keadaan susah sekalipun, memahami bahwa dirinya harus selalu ada disebelah sang suami, memotivasi maupun membantu dalam kondisi apapun.

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga). (QS. An-Nuur [24] : 26)

Teringat kisah Khadijah yang mendampingi Rasulullah SAW dan menjadi wanita pertama yang begitu mempercayainya ketika turun wahyu. Maka tak heran bila Rasulullah SAW menjadikan Khadijah r.a. sebagai wanita pertama dalam hatinya. Memang kawan yang menemani dikala susah dan gundah gulana lebih jelas kuaitasnya daripada kawan yang menemani ketika kita sedang bahagia. Ingin melihat pasangan, kawan atau istri yang berkualitas maka lihatlah bagaimana dia ketika sang suami dalam keaadaan susah. Mutiara tidak dapat dipalsukan.

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Wanita Bicara

bersama Mam Fifi
(Founder & Conceptor Jakarta Islamic School)
www.jakartaislamicschool.com
www.bundafe.com

Terkait


Manajemen dan Disiplin

Ketika aku memasak dan mengiris bawang, aku berpikir bahwa seorang ibu harus punya thinking skill dan juga managerial skill, agar hal ini tidak membuat hari-harinya habis hanya untuk urusan rumah ta …

LKC Dompet Dhuafa Latih Kader Pos Sehat Ke-27

CIPUTAT – Sebanyak 15 orang Kader Pos Sehat Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jawa Barat mendapatkan pelatihan persiapan pembukaan  Pos Sehat LKC dompet Dhuafa. Pelatihan ini sebaga…

ACT Kirim Tim Trauma Healing ke Aceh

          Gempa yang mengguncang Aceh memang berkekuatan besar, 8,5 skala Richter cukup untuk mengulang kisah kelam saat gempa berkekuatan sama memicu Tsunami 2004 silam. Ke…

Jangan ambil nyawaku…, sebelum berhasil mengambil air

Awalnya Musrifah, istri mantan Kepala Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, tidak percaya kalau ada sumber air di Gua Pego Dusun Tlogo Warak, Desa Giri Purwo, Kecama…

Pak Boih, ”Memperbaiki Hidup Melalui Program Misykat”

Skenario Allah swt memang selalu mengagumkan. Unik. Dan terkadang tidak pernah terpikir sedikitpun oleh kita. Melalui jalan yang sulit maupun yang mudah. Yang panjang maupun yang singkat. Selalu ada…


BSM Terima Penghargaan Service Excellence Award 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) kembali menoreh prestasi sebagai  Award Service Excellence Award 2012. Penghargaan kali ini diberikan oleh  Carre Customer Satisfaction & Lo...

Bedah Film Negeri 5 Menara di Universitas Mercubuana
Karya Anak bangsa yang mulai tayang perdana 1 Maret 2012 ini terus mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui Bedah Film Nasional N5M ...

Baso Jadi Nominator di Festival Film Bandung
Alhamdulillah, Film Negeri 5 Menara yang disponsori oleh  iB Perbankan Syariah bank Indonesia mendapatkan apresiasi dari masyarakat Indonesia baik dalam maupun luar negeri . ...

Ekonomi Syari’ah, Kunci Atasi Krisis Global
Berbagai kelemahan yang terdapat pada bank konvensional menjadi isu utama penyebab krisis keuangan global. System ekonomi syari’ah memiliki daya tahan yang kuat terhadap kri...


Peluang