AS Negara Pertama Mengakui Penjajah Israel

Rabu, 29/04/2009 11:22 WIB | Arsip | Cetak

Presiden Barack Obama menyatakan, AS adalah negara yang pertama mengakui keberadaan Israel, tak lama sesudah Israel mendeklarasikan berdirinya negara itu.

Obama menyatakan ; “AS negara pertama yang mengakui negara Israel, hanya beberapa menit, sesudah negara Yahudi itu mendeklarasikan kemerdekaannya tahun 1948, dan Obama menegaskan persaudaraan yang mendalam antara kedua negara, hingga kini”, ucap Obama.

Kemarin, Israel merayakan ‘kemerdekaannya’ yang ke 61, sebagai sebuah negara. Di seluruh Israel, dan kota-kota besar lainnya, seperti Tel Aviv, Yerusalem, berlangsung perayaan yang sangat meriah, yang diikuti penduduk Israel. Mereka bergembira dengan menyanyikan lagu dan diikuti musik, serta acara lainnya, dan sejumlah pejabat Israel ikut merayakannya, seperti Presiden Shimon, dan Perdana Menteri Benyamin Netanyahu.

“ Saya mengucapkan selamat kepada anda, masyarakat Israel, hari ini”, ujar Netanyahu, di tengah-tengah kerumunan masa. “ Untuk kemenangan, dan impian kita semua, spirit kemenangan, kemenangan keyakinan, dan kemenangan perjuangan”, tambahnya. “Kami bangkit dari kematian, dan kami datang dari timur dan barat, dan hidup bersama-sama”, tambah Netanyahu. Sementara itu, Ketua Parlemen Reuven Rivlin, yang mengawali acara itu, menyatakan, bahwa masa-masa ketakutan, di tengah-tengah kehidupan dunia, yang tidak ramah ini”, ucap Rivlin.

Nampaknya, Obama tidak membaca sejarah, bahwa Israel tak lain adalah sebuah entitas penjajah (kolonialis), yang menghancurkan dan meluluhlantakkan rakyat Palestina, dan kemudian menjarah tanah mereka, dan diatas tetesan darah dan air mata, rakyat Palestina itu, mereka mendirikan negara yang disebut : Israel. Berdirinya Israel itu, tak lain, diotaki oleh AS dan Inggris, sebagai negara yang menjadi pemenang perang Dunia I.

Inggris dan AS menjadi alat Israel untuk menghancurkan kehidupan rakyat Palestina, yang sudah turun temurun di hidup di wilayah itu. Di tanah Palestina itu, terdapat Masjidil Aqsha yang menjadi tempat suci umat Islam, yang sekarang ini dikoyak oleh Zionis-Israel. Mereka para penjajah Zionis itu, berencana menghancurkan Masjidil Aqsha dan akan mengganti dengan kuil Sulaiman.

Jutaan rakyat Palestina terusir dari tanah air mereka. Jutaan lainnya mereka hidup dalam kondisi yang menyedihkan. Rakyat Palestina yang hidup di Gaza menghadapi embargo dan isolasi Israel dari waktu ke waktu, dan Israel sebagai penjarah dan penjajah menuntut rakyat Palestina mengakui hak eksistensi Israel. Inilah yang ditolak rakyat Palestina,sampai hari ini. Sementara itu, negara-negara Barat, terus memberikan dukungan kepada Israel. Di mana negara Zionis itu mempraktekan cara-cara yang pernah dipraktekkan rejim Apartheid di Afrika Selatan.

Israel didirikan melalui terror, intimidasi, perang, serta menggunakan cara-cara kekerasan yang tak pernah habis-habis. Sampai hari ini. Belum kering darah penduduk Gaza, yang dihancurkan oleh tentara Israel, tapi penduduk dunia, dan para pemimpin dunia, bungkam, termasuk Presiden Obama, yang menjadi pemimpin AS, dan mengaku negara paling demokratis dan menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia. Kebiadaban Israel telah mendapatkan legitimasi dunia, dan semua pemimpin dunia menutup mata terhadap kebiadaban dan kebrutalan Israel terhadap rakyat Palestina.

Bagaimana mungkin masyarakat dunia masih terus-menerus dapat dicekoki dengan doktrin dan propaganda Israel, yang menyatakan selalu bahwa Israel sebagai korban ‘kekejaman’ holocaust dari Nazi – Hitle. Sementara itu, faktanya sekarang yang melakukan kekerasan tak lain adalah Zionis Israel, secara telanjang. Masihkah masyarakat dunia akan terus menerus tertipu dengan propaganda Zionis-Israel, yang selalu menyebut dirinya sebagai korban kekejaman Nazi? Justru sekarang menjadi Nazi-Hitler, tak lain adalah Zionis-Israel itu sendiri?

Israel sejak sebelum menjadi sebuah negara, sudah melakukan kekerasan terhadap rakyat Palestina, mereka membentuk kelompok bawah tanah bersenjata, seperti Irgun, yang melakukan pembunuhan dan penghancuran rakyat Palestina. Tindakan biadab itu, tak pernah berhenti sampai hari ini. Perang terhadap rakyat Arab, berlangsung mulai tahun 1956, l967, 1973, 1982, 1982, 2009, yang semua dilakukan rejim Zionis-Israel dengan sangat kejam. Dan, jangan lupa semua kekejaman Israel, mendapatkan dukungan negara-negara Barat, seperti AS, Eropa, dan Canada, serta Rusia.

Sekarang, di ulang tahunnya yang ke 61, Presiden Barack Obama, memberikan ucapan selamat kepada Israel, yang merayakan hari ulang tahunnya, dan berbicara tentang perdamaian. Sementara itu, setiap hari, tanpa ada jeda, Israel terus memburu rakyat Palestina, membunuhi mereka, memenjarakan mereka, mengusir mereka, dan menghancurkan semua yang menjadi hak miliki rakyat Palestina.

Jangan lupakan rakyat Palestina. Wahai muslimin di seluruh dunia. Tanah Palestina dan Yerusalem itu, tak lain adalah warisan Khalifah Umar Ibn Khattab, dan membebaskannya dari pasukan Salib. (m/hrzt)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Analisa

Terkait


Manajemen dan Disiplin

Ketika aku memasak dan mengiris bawang, aku berpikir bahwa seorang ibu harus punya thinking skill dan juga managerial skill, agar hal ini tidak membuat hari-harinya habis hanya untuk urusan rumah ta …

LKC Dompet Dhuafa Latih Kader Pos Sehat Ke-27

CIPUTAT – Sebanyak 15 orang Kader Pos Sehat Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jawa Barat mendapatkan pelatihan persiapan pembukaan  Pos Sehat LKC dompet Dhuafa. Pelatihan ini sebaga…

ACT Kirim Tim Trauma Healing ke Aceh

          Gempa yang mengguncang Aceh memang berkekuatan besar, 8,5 skala Richter cukup untuk mengulang kisah kelam saat gempa berkekuatan sama memicu Tsunami 2004 silam. Ke…

Jangan ambil nyawaku…, sebelum berhasil mengambil air

Awalnya Musrifah, istri mantan Kepala Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, tidak percaya kalau ada sumber air di Gua Pego Dusun Tlogo Warak, Desa Giri Purwo, Kecama…

Pak Boih, ”Memperbaiki Hidup Melalui Program Misykat”

Skenario Allah swt memang selalu mengagumkan. Unik. Dan terkadang tidak pernah terpikir sedikitpun oleh kita. Melalui jalan yang sulit maupun yang mudah. Yang panjang maupun yang singkat. Selalu ada…


BSM Terima Penghargaan Service Excellence Award 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) kembali menoreh prestasi sebagai  Award Service Excellence Award 2012. Penghargaan kali ini diberikan oleh  Carre Customer Satisfaction & Lo...

Bedah Film Negeri 5 Menara di Universitas Mercubuana
Karya Anak bangsa yang mulai tayang perdana 1 Maret 2012 ini terus mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui Bedah Film Nasional N5M ...

Baso Jadi Nominator di Festival Film Bandung
Alhamdulillah, Film Negeri 5 Menara yang disponsori oleh  iB Perbankan Syariah bank Indonesia mendapatkan apresiasi dari masyarakat Indonesia baik dalam maupun luar negeri . ...

Ekonomi Syari’ah, Kunci Atasi Krisis Global
Berbagai kelemahan yang terdapat pada bank konvensional menjadi isu utama penyebab krisis keuangan global. System ekonomi syari’ah memiliki daya tahan yang kuat terhadap kri...


Peluang