Leon Panetta : Israel Tidak Akan Mampu Bertahan

Selasa, 18/10/2011 10:15 WIB | Arsip | Cetak

Tiga minggu setelah ditunjuk oleh Presiden Obama pada Januari 2009 sebagai Direktur Central Intelligence Agency (CIA) yang ke 19, dan hari pertamanya sebagai Direktur CIA, Leon Panetta, menyusun laporan yang tidak disukai oleh rezim Zionins-Israel, dan lobbi Yahudi di Amerika Serikt, AIPAC.

Laporan CIA meramalkan kehancuran Israel dalam 20 tahun mendatang, jika kecenderungan politik sekarang di wilayah itu terus berlanjut. Para analis intelijen CIA menyimpulkan bahwa tidak mungkin para pemimpin Israel memberikan konsesi minimal dalam rangka mencapai penyelesaian dengan tetangga mereka, yang semakin kecewa melihat kondisi mereka. Rakyat Arab dan Palestina sudah tidak lagi sabar. Mereka ingin segera mendapatkan keadilan. Mereka ingin mendapatkan negara yang berdaulat, dan menjadikan Yerusalem sebagai ibukotanya.

Menurut laporan CIA yang mencatat bahwa para pejabat Israel merasa berani merampas (menganeksasi) tanah Palestina, karena adanya dukungan terhadap Israel oleh pemimpin Mesir, Tunisia, Arab Saudi, Bahrain, Yordania dan tiga pemimpin Arab lainnya.

Israel juga mendapatkan dukungan dua kekuatan di Amerika Serikat yaitu Kongres dan AIPAC. Dua kekuatan ini yang selalu merahasiakan laporan CIA tahun 2009, dan laporan yang sangat rahasia dan terbatass itu, hanya dibuat tujuh eksemplar, yang akhirnya diakui, di mana satu "copy" diberikan kepada AIPAC dan yang lainnya kepada staf pendukung Israel di Komite Kongres.

Selama pertemuan pekan lalu dengan para pejabat Israel, kedua belah pihak tahu bahwa hasil studi CIA di tahun 2009, dan bahkan hasil penelitian CIA akan tetap menjadi pegangan dan rujukan Panetta, yang sekarang menjadi menteri pertahanan Amerika Serikat.

Presiden Obama mengirim Leon Panetta melaukan diskusi dengan Benyamin Netanyahu, dan menyampaikan kekecewaan Gedung Putih terhadap penghinaan Netanyahu yang berulang-ulang terhadap Presiden Obama, selama 18 bulan terakhir.

Bahkan kalangan Yahudi dan Lobbi Yahudi di Amerika mengancam menghentikan bantuan kampanyenya bagi Presiden Obama yang akan mengikuti pemelihihan tahunuk 2012. Kaum pendukung Lobbi Yahudi di Amerika telah mengancam Obama, agar tidak dipilh kembali.

Saat berlangsung konferensi pers, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta dengan Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, beberapa pandangannya secara umum, bahwa "Saat ini telah berlangsung perubahan yang dramatis di Timur Tengah, dan begitu banyak perubahan, dan tu bukan situasi yang baik bagi Israel untuk menjadi semakin terisolasi. Dan kondisi seperti itu sekarang ini terjadi," tata Panetta.

"Ada banyak pertanyaan dalam pikiran saya bahwa mereka (Israel) berusaha mempertahankan keunggulan militer. Tetapi anda harus bertanya, apakah itu cukup dengan mempertahankan keunggulan militer semata. Jika ada mengisolasi diri dalam arena diplomatik? Pada waktu yang dramatis di Timur Tengah, seperti sekarang ini, dan ketika begitu banyak perubahan, itu bukan situasi yang baik bagi Israel untuk menjadi semakin terisolasi, "katanya.

Leon Panetta dilaporkan memberikan gambaran yang sangat jelas kepada para pemimpin Israel, di mana negara-negara Timur Tengah, yang mengalami revolusi i Arab dan Kebangkitan Islam, memastikan Israel dengan cepat kehabisan peluang menciptakan kondisi yang kondusif bagi masa depannya. Satunya pilihan adalah membuat perdamaian dengan Palestina dan tetangganya atau Israel menjadi binasa", tegas Panetta.

Panetta mengatakan kepada Israel bahwa waktu hampir habis bagi solusi dua negara, yang berarti negara Zionis Israel akan mirip dengan rezim apartheid di Afrika Selatan, setelah Presiden Ronald Reagan, dan di masa depan Amerika akan mengakhairi dukungan terhadap Israel. Tidak mungkin selama-lamanya Amerika Serikat mendukung rezim Zionis-Israel, yang mirip seperti rezim Apartheid di Afrika Selatan, dan akan menghadapi tantangan masyarakat internsional.

Ameika Serikat tidak mungkin melanjutkan bantaunnya kepada Israel yang setiap tahunnya mencapai i $ 6 miliar dollar. Dukunga finansiil Amerika Serikat itu, yang jumlahnya $ 6 miliar dollar, setiap tahunnya, pasti akan dipertanyakan oleh publik Amerika, ujar Panetta.

Diskusi antara Leon Panetta dengan Ehud Barak, mengingatkan selama diskusi panas antara dua menteri pertahanan, dan pernyataan seorang jenderal Mesir di 1973, seperti yang dilaporkan oleh Presiden Nixon.

Nixon, mengatakan bahwa seorang pejabat Israel meminta seorang jenderal Mesir, yang masih berada di rumah sakit, "Kami telah mengalahkan bangsaArab tiga kali dalam perang (1948, 1967 & 1973). Mengapa anda terus menolak kita? Jenderal Mesir itu menjawab, " Anda mungkin telah mengalahkan kami tiga kali?, dan Anda mungkin mengalahkan kita 11 kali. Tapi, perang yang ke 12 kali, kita akan menang dan Palestina akan dibebaskan. "

Tanda-tanda semakin nampak. Kelompok Hamas yang dinajiskan oleh pemerintahan Netanyahu, terpaksa sekarang harus berunding, dan Israel bersedia membebaskan 1027 tahanan Palestina, dan ini merupakan awal kemenangan. Israel tidak banyak lagi pilihan yang dimilikinya. (mash)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Analisa

Terkait


Manajemen dan Disiplin

Ketika aku memasak dan mengiris bawang, aku berpikir bahwa seorang ibu harus punya thinking skill dan juga managerial skill, agar hal ini tidak membuat hari-harinya habis hanya untuk urusan rumah ta …

LKC Dompet Dhuafa Latih Kader Pos Sehat Ke-27

CIPUTAT – Sebanyak 15 orang Kader Pos Sehat Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jawa Barat mendapatkan pelatihan persiapan pembukaan  Pos Sehat LKC dompet Dhuafa. Pelatihan ini sebaga…

ACT Kirim Tim Trauma Healing ke Aceh

          Gempa yang mengguncang Aceh memang berkekuatan besar, 8,5 skala Richter cukup untuk mengulang kisah kelam saat gempa berkekuatan sama memicu Tsunami 2004 silam. Ke…

Jangan ambil nyawaku…, sebelum berhasil mengambil air

Awalnya Musrifah, istri mantan Kepala Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, tidak percaya kalau ada sumber air di Gua Pego Dusun Tlogo Warak, Desa Giri Purwo, Kecama…

Pak Boih, ”Memperbaiki Hidup Melalui Program Misykat”

Skenario Allah swt memang selalu mengagumkan. Unik. Dan terkadang tidak pernah terpikir sedikitpun oleh kita. Melalui jalan yang sulit maupun yang mudah. Yang panjang maupun yang singkat. Selalu ada…


BSM Terima Penghargaan Service Excellence Award 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) kembali menoreh prestasi sebagai  Award Service Excellence Award 2012. Penghargaan kali ini diberikan oleh  Carre Customer Satisfaction & Lo...

Bedah Film Negeri 5 Menara di Universitas Mercubuana
Karya Anak bangsa yang mulai tayang perdana 1 Maret 2012 ini terus mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui Bedah Film Nasional N5M ...

Baso Jadi Nominator di Festival Film Bandung
Alhamdulillah, Film Negeri 5 Menara yang disponsori oleh  iB Perbankan Syariah bank Indonesia mendapatkan apresiasi dari masyarakat Indonesia baik dalam maupun luar negeri . ...

Ekonomi Syari’ah, Kunci Atasi Krisis Global
Berbagai kelemahan yang terdapat pada bank konvensional menjadi isu utama penyebab krisis keuangan global. System ekonomi syari’ah memiliki daya tahan yang kuat terhadap kri...


Peluang