Arsip Berita Dunia
Minggu, 7 September 2008
- — 00:40
- Suami Mendiang Bhutto Terpilih Sebagai Presiden Pakistan
- — 00:09
- Presiden Suriah Ajukan Enam Syarat Dialog Langsung dengan Israel
- — 00:00
- Profil: Muammar Gaddafi, "Singa Tua" dari Libya
Jumat, 5 September 2008
- — 16:21
- Pertama Kalinya Sejak 1953, Menlu AS Kunjungi Libya
- — 15:50
- Karena Stress, Tentara AS Makin Banyak yang Bunuh Diri
- — 11:42
- "Kantong Iftar" untuk Keluarga Muslim dan Kristen di Al-Quds
- — 11:04
- Pakistan Panggil Dubes AS, Protes Keras Serangan Pasukan Nato
- — 10:32
- Kandidat Wapres AS: Invasi AS ke Irak Adalah Tugas dari Tuhan
Kamis, 4 September 2008
- — 13:20
- Iran Panggil Utusan Negara Prancis Terkait Kongres Anti-Islam
- — 10:27
- Taliban di Pakistan, Ancam Serang Pejabat Pemerintah dan Instalasi Negara
- — 09:58
- Kandidat Wapres AS: Israel Boleh Serang Iran Tanpa Izin Washington
Rabu, 3 September 2008
- — 16:31
- Presiden Suriah Buka Pintu Perdamaian dengan Israel
- — 14:57
- Makkah Akan Menjadi Kota Bebas Rokok
- — 13:51
- Pasukan Nato 'Kabur' Setelah Serang Desa di Pakistan
- — 12:45
- Analisa: Konflik Kaukasus, Kepentingan Siapa?
- — 10:18
- Mahasiswa Iran Bakal Tuntut Kabinet Belanda
Selasa, 2 September 2008
- — 15:02
- Sejumlah Negara Baru Berpuasa Pada Hari Ini
- — 12:00
- Abu Dhabi Beli Klub Sepakbola Inggris
- — 11:27
- Libya Akhiri "Perang" dengan AS
- — 10:48
- Pejuang Palestina Pro-Al-Qaidah di Jalur Ghaza Siap Gempur Israel
- — 09:58
- Gugat Atasan, Polisi Muslim di Inggris Diancam Dibunuh
Senin, 1 September 2008
- — 16:37
- India Berlakukan Jam Malam dan Tangkapi Pimpinan Masyarakat Kashmir
- — 15:52
- Suramnya Suasana Ramadhan di Irak
- — 14:51
- Hamas Kecam Abbas, Dialog Cuma Kedok Kejahatan Israel
- — 13:44
- Cologne Izinkan Pembangunan Masjid, Setelah Sepakat Soal Menara
- — 12:00
- Operasi Penumpasan Pejuang Muslim Mindanao Tetap Dilakukan Selama Ramadhan
- — 11:18
- Ancaman Badai Gustav, Jutaan Rakyat AS Diungsikan
Minggu, 31 Agustus 2008
- — 15:47
- Mayoritas Muslim Dunia Tetapkan Awal Ramadan Jatuh Pada Tanggal 1 September
- — 15:04
- Sekitar Seribu Warga Ghaza Menyeberang ke Mesir





