Thariq Ramadan, Cucu Imam Hasan Al-Bana: Palestina Tak Akan Menyerah!

Kamis, 15/01/2009 10:44 WIB | Arsip | Cetak

Bagaimana memahami kejadian Gaza sekarang ini?

Selama bertahun-tahun, orang-orang Yahudi selalu “sadar” dan “terjaga” di seluruh dunia. Mereka menguasai hampir pemerintahan di dunia dan mereka selalu menanamkan satu pemikiran bahwa hanya ada satu tujuan dalam hidup mereka. Jika kita percaya begitu saja versi Israel yang disampaikan media Barat bahwa Israel membela diri karena serangan roket Hamas, semuanya hanya bohong belaka! Selama puluhan tahun, jauh sebelum Hamas berkuasa, orang-orang Palestina sudah diinjak-injak semua harga dirinya, dan hak-haknya  dirampas oleh Israel.

Seberapa buruk Yahudi memperlakukan rakyat Palestina?

Yahudi selama ini mengingkari semua yang mereka buat sendiri. Mulai dari perjanjian damai Oslo, penyamaran media, dan akhirnya merampas semua milik rakyat Palestina. Pemerintahan Israel, baik dari golongan kiri ataupun kanan, semuanya tukang bohong. Yang mereka pikirkan hanya satu; memperluas daerah jajahannya di Palestina.

Apakah mungkin ada dua negara di sana?

Banyak ahli, termasuk Richard Falk, reporter PBB untuk Hak Asasi Manusia di Palestina mengatakan bahwa Israel sudah merusak semua Konvensi Jenewa, dan ide membentuk dua negara sangat tidak mungkin. Israel melakukan perluasan secara ilegal, dan menyangkal semua aksi kekerasan mereka terhadap rakyat Palestina. Selama ini Israel sudah memagari Tepi Barat. Mereka membuat rakyat Gaza kelaparan, kekurangan penyediaan kesehatan, dan ribuan orang yang menganggur. Rakyat Palestina sudah menjadi korban perlakuan yang tidak manusiawi. Apakah kita akan terus menutup mata?

Mengapa Israel bisa leluasa melakukan agresi ini?

Israel tengah mempertontonkan diri di mata dunia, berlindung di balik AS dan pemerintah negara-negara Eropa yang berdiam diri. Ini membuat pemerintahan Israel berbuat sesuka hati kapanpun waktunya. Masyarakat dunia selalu diminta untuk bersikap netral, agar kita tak merasa ikut berdosa atas apa yang sedang terjadi di Palestina. Israel melakukan hal ini salah satunya adalah untuk mendapatkan dukungan politik dalam pemilu mereka yang akan datang. Israel melakukan agresi ini sebagai proyek untuk memperbaiki kegagalan di Lebanon tahun 2006 dulu. Mengerikan!

Apakah kita bisa mengharapkan campur tangah dunia internasional baik dari Timur ataupun Barat?

Kita sekarang yang harus terus memobilisasi opini dunia untuk selalu mendukung Palesina. Negara-negara Arab dan Barat akan ditimpa rasa bersalah dan kemunafikannya sendiri, dan hanya menjadi penonton saja. Kita harus lantang menyuarakan bahwa Israel adalah bangsa penjahat. Tulislah banyak artikel, adakan konferensi dan demonstrasi yang mendukung Palestina.

Gaza sudah semakin hancur sekarang...

Rakyat Palestina memang terkurung, tapi mereka tak akan pernah patah. Mereka tak akan pernah menyerah. Kita sudah tahu itu. Kita sekarang yang harus melanjutkan pembelaaan mereka. Kita harus mendukung perlawanan rakyat Palestina, kita di seluruh dunia.

Apakah dengan cara kekerasan?

Rakyat Israel sekarang sedang menghadapi krisis yang berkepanjangan atas apa yang dilakukan pemerintahannya. Mereka merasa sekarang tak ada lagi masa depan untuk mereka, dan mereka sadar tak ada lagi legitimasi hak mereka setelah kejadian ini. Perang yang dilancarkan oleh Israel adalah strategi kekalahan mereka sendiri. (sa/ttp)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Bincang-Bincang

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang