Akhir Ramadhan Penuh Ampunan

Senin, 06/09/2010 12:41 WIB | Arsip | Cetak

Tak terasa kita sudah berada di penghujung Ramadhan. Hanya tinggal beberapa hari kita akan mengakhiri Ramadhan ini. Semuanya berharap akan mendapatkan maghfirah dari Allah Azza Wa Jalla, dan kemudian menjadi hambanya yang muttaqin.

Memang terasa semakin mendekati akhir Ramadhan banyak masjid yang jamaah menjadi lebih sedikit. Umat Islam sudah mulai sibuk dengan persiapan Idul Fitri, yaitu berkaitan dengan kebutuhan pokok, berupa makanan, pakaian, dan rencana silaturrahim ke sanak famili dan handai taulan. Inilah yang menyebabkan tidak lagi masjid-masjid dipenuhi oleh para jamaah. Waktu-waktunya dihabiskan di kantor-kantor, mall, plaza, dan tempat keramaian. Bukan lagi masjid yang menjadi tujuan mereka.

Tetapi, masih saja ada sekelompok orang yang mempunyai perhatian dengan adanya maghfirah dan atau ampunan dari Allah Azza Wa Jalla. Mereka tetap berdiam di masjid-masjid dengan melakukan I’tikaf, dan beribadah, serta membaca Al-Qur’an sepanjang hari. Sekalipun jumlah mereka kalah dibandingkan dengan mereka yang pergi ke tempat-tempat keramaian.

Memang, kecenderungan manusia yang hidupnya berorientasi kepada akhirat, jauh lebih sedikit, dibandingkan dengan mereka yang berorientasi kepada kehidupan dunia. Mereka yang tekun beribadah dan ingin menggapai adanya laylatul qadr, jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang terus mengejar kehidupan dunia. Tetapi masih tetap ada, walaupun jumlahnya sangat sedikit, mereka yang ingin mendapatkan kemuliaan kehidupan di akhirat.

Manusia selamanya lebih mencintai kehidupan dunia, dibandingkan dengna kehidupan akhirat, yang masih abstrak. Hanya orang-orang yang memiliki komitment dan tingkat keimanan yang tinggi, yang dapat melaksanakan puasa, dan beribadah dengan sungguh-sungguh, sampai akhir Ramadhan. Selebihnya, manusia tak pernah mengindahkan akan kehidupannya yang akan berakhir, dan semuanya kekayaan yang mereka miliki itu, akhirnya berpisah dengan mereka.

KEM (Komunitas Eramuslim), menyelenggarakan I’tikaf di Masjid Muammar Qaddafie, di Sentul, yang dihadiri oleh Jamaah I’tikaf yang jumlahnya mencapai 500 orang, ujar Ustad Fathuddin Ja’far. Ini pertama kali kegiatan berlangsung, dan memang baru pertama kali, karena masjid ini baru didirikan. Sementara itu, di Masjid Baitussalam PLN Duren Tiga, berlangsung kegiatan I’tikaf, yang dihadiri jamaah relatif sedikit. Tetap, menjelang akhir Ramadhan, jumlah jamaah yang ikut I’tikaf jumlah semakin banyak. Ini merupakan gambaran, masih ada sejumlah orang yang mengisi hari-harinya menjelang akhir Ramadhan dengan kegiatan ibadah sepenuhnya.

Semoga akhir Ramadhan ini menjadi sebuah keindahan dalam kehidupan kita, khususnya dalam menapaki perjalan hidup yang kita jalani, dan Allah memberikan kemuliaan bagi orang-orang yang senantiasa taqarrub kepada-Nya.

Tak lupa seluruh keluarga eramuslim mengucapkan mohon maaf dan semoga senantiasa kita semua dalam maghfirah-Nya. Wallahlu’alam.

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Catatan Redaksi

Terkait


Manajemen dan Disiplin

Ketika aku memasak dan mengiris bawang, aku berpikir bahwa seorang ibu harus punya thinking skill dan juga managerial skill, agar hal ini tidak membuat hari-harinya habis hanya untuk urusan rumah ta …

LKC Dompet Dhuafa Latih Kader Pos Sehat Ke-27

CIPUTAT – Sebanyak 15 orang Kader Pos Sehat Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jawa Barat mendapatkan pelatihan persiapan pembukaan  Pos Sehat LKC dompet Dhuafa. Pelatihan ini sebaga…

ACT Kirim Tim Trauma Healing ke Aceh

          Gempa yang mengguncang Aceh memang berkekuatan besar, 8,5 skala Richter cukup untuk mengulang kisah kelam saat gempa berkekuatan sama memicu Tsunami 2004 silam. Ke…

Jangan ambil nyawaku…, sebelum berhasil mengambil air

Awalnya Musrifah, istri mantan Kepala Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, tidak percaya kalau ada sumber air di Gua Pego Dusun Tlogo Warak, Desa Giri Purwo, Kecama…

Pak Boih, ”Memperbaiki Hidup Melalui Program Misykat”

Skenario Allah swt memang selalu mengagumkan. Unik. Dan terkadang tidak pernah terpikir sedikitpun oleh kita. Melalui jalan yang sulit maupun yang mudah. Yang panjang maupun yang singkat. Selalu ada…


Penerapan Syariah dalam Bisnis Tidak Merugikan
Penerapan prinsip-prinsip syariah dalam bisnis ternyata tidak merugikan. Hal ini dibahas dalam Sesi Panel keempat 2nd Bank Indonesia International Seminar on Islamic Finance, ...

Universitas Gunadarma Gelar Sharia Economic Forum
KULIAH INFORMAL EKONOMI SYARIAH 2012 Melihat tingginya permintaan SDM untuk bergabung dalam pesatnya pertumbuhan industri keuangan syariah, Sharia Economic Forum (SEF) UG bers...

N5M hadir di iB Expo Pekanbaru
Film Negeri 5 Menara hadir dalam iB Expo yang digelar oleh Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia. Film yang disponsori oleh iB Perbankan Syariah ini mendapat sambutan lu...

Siap-Siap iB Akan Hadir di IFRA 2012 Ini
Bank Indonesia bekerjasama dengan Panitia Expo IFRA 2012 kembali membuka iB Paviliun. Dimana akan hadir industri perbankan syariah untuk memberikan informasi mengenai produk-p...


Peluang