Atlet Cricket Pakistan: Prestasinya Makin Bersinar Setelah Masuk Islam

Kamis, 22/09/2011 14:33 WIB | Arsip | Cetak

Sejak masuk Islam pada tahun 2005, karir Mohammad Yousuf sebagai atlet cricket Pakistan semakin bersinar. Ia pernah memecahkan rekor dalam mencetak skor dalam setahun musim pertandingan. Atlet yang sebelumnya memeluk agama Kristen mengakui bahwa agama barunya memberinya spirit baru dan memberikan ketenangan dalam hidupnya.

Lelaki yang sekarang berusia 37 tahun itu mengatakan, keyakinannya akan pertolongan Allah Swt. yang menjadi katalis kesuksesannya di cabang olahraga cricket, dan mampu mengangkat citra tim nasional Pakistan.

"Hanya dengan pertolongan Allah saya bisa mencapai ini semua," ujar lelaki bersuara lembut itu

Banyak yang memberikan dukungan pada Yousuf--sebelumnya bernama Yousuf Youhana--saat ia memutuskan mengucapkan dua kalimat syahadat.

Yousuf merasa Allah Swt. memudahkan karirnya di cabang olahraga ini, karena setelah menjadi seorang muslim, Yousuf banyak mencetak skor yang membawa kemenangan bagi tim cricket Pakistan. "Perpindahan agama saya telah memberinya kekuatan untuk lebih fokus saat berada di lapangan. Saya punya uang dan popularitas. Tapi saya selalu merasa gelisah," ujarnya.

Ketenangan itu didapatnya setelah ia rutin melaksanakan salat lima waktu. "Menunaikan salat lima waktu sehari, membuat Anda disiplin dan kedisplinan itu akan terbawa saat bertanding di lapangan," tukas Yousuf.

Pelatihnya, Bob Woolmer mengakui bahwa agama baru yang dianut Yousuf, membantunya untuk memperbaiki teknik pukulannya dan membangun kekuatan mentalnya. "Islam telah membantunya untuk fokus pada ketrampilannya dan memberik bentuk bagi pola latihannya," kata Woolmer.

"Tak ada keraguan, keislaman Yousuf telah mendorongnya pada sikap yang lebih tenang dalam menghadapi situasi apapun," sambung Woolmer, tanpa mengabaikan bahwa Yousuf memang atlet cricket yang berbakat. (kw/TTT)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dakwah Mancanegara

Terkait


Manajemen dan Disiplin

Ketika aku memasak dan mengiris bawang, aku berpikir bahwa seorang ibu harus punya thinking skill dan juga managerial skill, agar hal ini tidak membuat hari-harinya habis hanya untuk urusan rumah ta …

LKC Dompet Dhuafa Latih Kader Pos Sehat Ke-27

CIPUTAT – Sebanyak 15 orang Kader Pos Sehat Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jawa Barat mendapatkan pelatihan persiapan pembukaan  Pos Sehat LKC dompet Dhuafa. Pelatihan ini sebaga…

ACT Kirim Tim Trauma Healing ke Aceh

          Gempa yang mengguncang Aceh memang berkekuatan besar, 8,5 skala Richter cukup untuk mengulang kisah kelam saat gempa berkekuatan sama memicu Tsunami 2004 silam. Ke…

Jangan ambil nyawaku…, sebelum berhasil mengambil air

Awalnya Musrifah, istri mantan Kepala Pusat Penelitian dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, tidak percaya kalau ada sumber air di Gua Pego Dusun Tlogo Warak, Desa Giri Purwo, Kecama…

Pak Boih, ”Memperbaiki Hidup Melalui Program Misykat”

Skenario Allah swt memang selalu mengagumkan. Unik. Dan terkadang tidak pernah terpikir sedikitpun oleh kita. Melalui jalan yang sulit maupun yang mudah. Yang panjang maupun yang singkat. Selalu ada…


Penerapan Syariah dalam Bisnis Tidak Merugikan
Penerapan prinsip-prinsip syariah dalam bisnis ternyata tidak merugikan. Hal ini dibahas dalam Sesi Panel keempat 2nd Bank Indonesia International Seminar on Islamic Finance, ...

Universitas Gunadarma Gelar Sharia Economic Forum
KULIAH INFORMAL EKONOMI SYARIAH 2012 Melihat tingginya permintaan SDM untuk bergabung dalam pesatnya pertumbuhan industri keuangan syariah, Sharia Economic Forum (SEF) UG bers...

N5M hadir di iB Expo Pekanbaru
Film Negeri 5 Menara hadir dalam iB Expo yang digelar oleh Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia. Film yang disponsori oleh iB Perbankan Syariah ini mendapat sambutan lu...

Siap-Siap iB Akan Hadir di IFRA 2012 Ini
Bank Indonesia bekerjasama dengan Panitia Expo IFRA 2012 kembali membuka iB Paviliun. Dimana akan hadir industri perbankan syariah untuk memberikan informasi mengenai produk-p...


Peluang