Program 100.000 Qur'an untuk Pejabat AS

Rabu, 01/07/2009 09:53 WIB | Arsip | Cetak

Council on American-Islamic Relations (CAIR)-organisasi advokasi Muslim di AS meluncurkan kampanye "Berbagi Al-Quran" sebagai salah satu program kegiatan dakwahnya. Dalam kampanye ini, CAIR akan membagi-bagikan sekitar 100.000 Qur'an pada para pejabat dan tokoh-tokoh penting di AS.

Dalam keterangan persnya di Washington, CAIR mengatakan, ide kampanye "Berbagi Qur'an" ini muncul setelah mendengar pidato Presiden AS Barack Obama di Kairo yang beberapa kali mengutip isi Qur'an tentang Muslim.

"Ketika ia mengutip Qur'an tentang nilai-nilai yang sangat fundamental dalam kehidupan kita, seperti keberagaman ras, pentingnya kejujuran dan kesucian kehidupan umat manusia, saya yakin pernyataan ini mengejutkan mereka yang tidak begitu paham dengan Islam," kata Direktur Eksekutif CAIR, Nihad Awad.

"Target kampanye kami adalah, para tokoh masyarakat lokal dan pejabat publik, para pekerja media dan tokoh-tokoh pemimpinan lokal dan nasional yang selama ini menentukan kebijakan dan mampu membentuk opini di masyarakat. Kami ingin memberikan mereka pemahaman yang lebih tentang Islam berdasarkan kitab suci al-Qur'an dan bukan berdasarkan berita-berita di media yang sensasional," papar Awad.

Kampanye "Berbagai Qur'an" juga bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi seluruh Muslim di Amerika untuk berbaur dengan masyarakat lainnya dari berbagai latar belakang agama yang berbeda, seperti diungkapkan oleh pimpinan jajaran pengurus CAIR, Senator Larry Shaw.

Dalam program ini, CAIR melibatkan seluruh komunitas Muslim di AS. CAIR meminta mereka memberikan sumbangan sebesar 45 dollar untuk mensponsori kampanye "Berbagi Qur'an" dan membagikan Al-Quran yang dilengkapi terjemahan dalam bahasa Inggris ke sejumlah pejabat di daerahnya masing-masing.

CAIR sudah pernah menggelar kampanye serupa yaitu kampanye "Mengeksplorasi Qu'an" sebagai bagian dari acara peringatan 15 tahun berdirinya CAIR yang berbasis di Washington dan sekarang sudah memiliki 35 kantor cabang di seluruh AS dan Kanada.

Tahun 2007, organisasi Ethnic American Advisory Council juga pernah membuat program bagi-bagi Al-Quran pada tokoh-tokoh masyarakat di AS. Tapi sekitar 24 anggota legislatif di Oklahoma menolak menerima pemberian itu. Salah seorang anggota legislatif, Rex Duncan beralasan, ketika ia mencari tahu isi Qur'an di internet, ia menemukan bahwa Qur'an membolehkan orang membunuh." (ln/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dakwah Mancanegara

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang