Dakwah Seniman Muslim Australia, Dari Hip Hop Sampai Komedi

Kamis, 17/12/2009 17:16 WIB | Arsip | Cetak

Banyak cara yang bisa dilakukan seorang Muslim untuk meluruskan pandangan yang salah tentang Islam. Jehad Dabab, seorang pemuda Muslim di Australia melakukannya dengan cara membentuk group musik hip hop yang diberi nama "The Brothahood."

"Melihat stereotipe negatif yang dilekatkan ke komunitas muslim, kadang membuat frustasi. Kami ingin menerobos semua stereotipe itu lewat musik dan lewat dialog dengan anak-anak muda dengan menggunakan bahasa yang mereka pahami," kata Jehad yang berperan sebagai vokalis di groupnya.

Komunitas Muslim sudah ada di benua Australia sejak lebih dari 200 tahun yang lampau. Saat ini, dari 20 juta total penduduk Australia, komunitas Muslimnya hanya sekitar 1,5 persen. Sejak peristiwa serangan 11 September 2001 di AS, Muslim di Australia seperti juga di negara non-Muslim lainnya menjadi sasaran kecurigaan dan diidentikkan dengan teroris.

Ketika insiden 11 September terjadi, Jehad baru berusia 12 tahun. Namun peristiwa itu mendorongnya untuk menekuni kembali agama Islam. "Dan saya menemukan hal-hal buruk yang dikatakan banyak orang tentang Islam, semuanya salah," ujar Jehad.

Polling tahun 2007 yang dilakukan lembaga think-tank Issues Deliberation Australia menunjukkan bahwa masyarakat Australia pada umumnya menganggap Islam sebagai ancaman bagi cara hidup orang-orang Australia dan sebuah laporan pemerintah yang dirilis baru-baru ini menyebutkan bahwa kaum Muslimin di Australia menghadapi sikap islamofobia dan perlakuan diskriminatif yang buruk dan tidak pernah terjadi sebelumnya.

Jika Jehad memanfaatkan musik, Nazeem menggunakan sarana komedi untuk meluruskan pandangan negatif masyarakat Australia tentang Islam. Bersama seorang rekannya, ia membentuk duo komedi Fear of a Brown Planet. Saat tampil di depan publik, Nazeem mengangkat berbagai isu seperti masalah bom bunuh diri, ras dan isu-isu sosial lainnya.

"Kita sudah banyak melihat kegilaan di seluruh dunia dalam beberapa tahun belakangan ini. Kita harus menghentikan sikap primitif itu dan harus bersikap lebih kritis. Anda tidak bisa bicara tentang rasisme dengan lugas, kecuali lewat cara komedi atau lewat cara lainnya yang lebih bisa diterima," kata Nazeem.

Nazeem optimis, ditengah kesulitan yang dihadapi komunitas Muslim di berbagai negara, selalu terbuka peluang untuk berbuat kebaikan. "Saya berharap, masa-masa yang akan datang terbentuk lewat tindakan-tindakan kita yang positif," tukasnya. (ln/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dakwah Mancanegara

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang