Di Tengah Aksi Protes, Masjid Terbesar di Jerman Diresmikan

Senin, 27/10/2008 09:40 WIB | Arsip | Cetak

Muslim Jerman meresmikan pembukaan Masjid Merkez di kota Duisburg, Minggu (26/10). Pembukaan masjid baru yang menjadi masjid terbesar di Jerman ini disambut bahagia oleh warga Muslim, namun dikecam oleh kelompok yang menolak pembangunan masjid di negeri itu.

Masjid Merkez dibangun oleh komunitas Muslim Turki, yang mendominasi 3,2 juta kaum Muslimin di Jerman. Masjid megah ini memiliki menara setinggi 34 meter dan kubahnya dihias dengan lukisan tangan bermotif bunga serta tulisan ayat-ayat suci al-Quran. Yang unik dari masjid ini, adalah lampu gantung dimana terdapat ukiran Asmaul Husna.

Masjid ini mampu menampung 2.000 jamaah. Biaya pembangunannya yang menghabiskan dana jutaan euro berasal dari dana pribadi dan sumbangan masyarakat Muslim di Jerman.

Masjid ini dibangun ditengah resistensi kelompok-kelompok yang menentang pembangunan masjid di kota-kota di Jerman. Mereka beranggapan, bangunan masjid merupakan lambang "kekuasaan" Muslim di negeri itu. Aksi-aksi protes sekelompok masyarakat Jerman terhadap pembangunan masjid berlangsung di Berlin, Munich dan Cologne.

"Berapa banyak lagi masjid yang akan ditoleransi oleh negara ini," sindir surat kabar berhaluan konservatif di Jerman, Die Welt dalam kolom komentarnya.

Sementara warga Muslim mengatakan, sebagai bagian dari masyarakat Jerman, mereka berhak untuk membangun tempat ibadah. "Kenyataannya, kami diizinkan untuk membangun masjid. Bagi kami ini sebuah pertanda bahwa masyarakat Jerman bisa menerima kami," kata Mustafa Kücük, juru bicara Masjid Merkez.

Saat ini ada 206 masjid di Jerman dan lebih dari 120 masjid sedang dalam proses pembangunan atau masih dalam rencana untuk segera dibangun. (ln/guardian/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dakwah Mancanegara

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang