Impian Membangun Rumah di Surga

Umat muslim Indonesia di Berlin, Jerman, kini tengah berjuang untuk mendirikan sebuah masjid permanen. Bagi kami ini adalah sebuah investasi akhirat untuk membangun sebuah rumah di surga, sebuah investasi yang tak kenal rugi, sebagaimana jaminan Nabi Muhammad sallallahu 'alaih wa sallam, "Barang siapa yang mendirikan masjid, Allah akan mendirikan sebuah rumah baginya di surga" (H.R. Muslim). Hadits inilah yang terutama sekali membakar semangat kami.
Di Berlin muslim Indonesia sebenarnya sudah memiliki Masjid Al Falah IWKZ e.V yang dirintis sejak lebih 20 tahun lalu tetapi masih bertempat di lantai dasar sebuah gedung apartemen dengan status kontrak sehingga memiliki konsekuensi perpindahan lokasi seiring dengan masa kontrak yang berakhir.

Selain sebagai tempat shalat berjamaah dan peringatan hari-hari besar Islam, Masjid Al-Falah juga menyelenggarakan sejumlah kreasi kegiatan, seperti Taman Pendidikan Al-Quran, Diskusi Ilmiah, open house & workshop, Spring Sate-Somay (Promosi Masakan Khas Indonesia, Pertandingan Badminton IWKZ Cup, dsb. Seiring pertumbuhan jamaah dan aktivitas keislaman yang semakin marak, kami pun mendambakan sebuah masjid yang lebih luas dan tentunya dimiliki sendiri secara permanen.
Sebagai minoritas di negeri orang, apalagi untuk mendirikan masjid, tentu ini menjadi tantangan tersendiri, terlebih aktivitas penggalangan dana umat kerap tampil membosankan. Dari titik inilah lahir sebuah gerakan Membangun Rumah di Surga. Seluruh jamaah Masjid Al Falah, Berlin, yang dominan terdiri dari warga Indonesia, baik yang tinggal untuk bekerja maupun mereka yang berada pada masa studi, secara bahu-membahu menggalang dana untuk membangun Rumah Allah di ibukota Jerman ini.
Alhamdulillah, upaya kami pun mendapat dukungan dari segenap umat Islam lintas-bangsa di Berlin. Perlu diketahui bahwa masjid ini tidak secara eksklusif dipergunakan oleh masyarakat muslim Indonesia saja. Masjid Al-Falah turut menjadi rumah singgah, silaturahim, dan berbagai kegiatan keislaman yang kerap kali diselenggarakan atau dihadiri masyarakat muslim berkebangsaan lain, seperti muslim Malaysia, Eritrea, bahkan warga Jerman itu sendiri.

Melihat perkembangan syiar Islam dan dukungan berbagai pihak, kami pun terpacu untuk mengajak lebih banyak pihak untuk mewujudkan rencana ini. Berbagai ide kreatif bermunculan dari para jamaah. Selain sumbangan langsung, ada pula yang disebut Sertifikat Wakaf Tunai. Jamaah membeli sertifikat, seolah sedang membeli rumah di surga kelak. Ada pula celengan keluarga, orang tua dan anak-anak menyisihkan uang di celengan bersama yang kemudian dikumpulkan.
Donasi juga bisa dilakukan online lewat situs alfalah.iwkz.de. Situs ini memuat beraneka informasi cara donasi yang interaktif. Umat muslim Indonesia di seluruh dunia dan di tanah air bisa ikut ambil bagian dalam Gerakan Membangun Rumah di Surga ini.
Di website alfalah.iwkz.de, umat Islam di tanah air dan seluruh dunia bisa ikut beramal lewat Paypal atau mentransfer ke nomor rekening yang tercantum di dalam situs kami. Kabar-kabar terbaru mengenai pembangunan Masjid Al-Falah pun bisa dipantau secara transparan.
Selain itu, informasi juga disebarluaskan lewat berbagai milis, forum dan situs jejaring sosial seperti Facebook. Dalam waktu dekat, Masjid Al-Falah juga akan menggandeng sejumlah yayasan di tanah air untuk menghimpun dana dari Indonesia. Dukung dan doakan, semoga Allah memudahkan segala ikhtiar kami.(Defny Holidin Panitia Pembangunan Masjid Al-Falah IWKZ e.V. Berlin)
Lainnya (Arsip)
- Bahasa Arab, Mendekatkan Masyarakat Ukraina Pada Islam
Jumat, 30/10/2009 12:17 WIB - "Ya, Saya Seorang Muslim, Nama Saya Nourdeen ..."
Senin, 26/10/2009 15:29 WIB - Zaid Shakir: Islam, Solusi untuk Menyembuhkan Penyakit Sosial
Kamis, 22/10/2009 15:12 WIB - “Weekend Islamic School” di Masjid Fukuoka
Senin, 19/10/2009 08:10 WIB - ADAMS Center, 25 Tahun Berdakwah dan Memberdayakan Komunitas Muslim
Rabu, 14/10/2009 12:01 WIB
Dakwah Mancanegara
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




