Presiden Mursi: “Saya Tidak Ragu untuk Mengakui Kesalahan”

Redaksi – Senin, 14 Rabiul Akhir 1434 H / 25 Februari 2013 09:52 WIB

Presiden Muhammad mursi mengatakan bahwa “sesungguhnya rakyat mesir-lah yang memerintah Mesir, dan saya presiden bagi seluruh rakyat Mesir, saya bermusyawarah dengan semua orang dan akan bertanggung jawab terhadap seluruh keputusan”.

 

Musi mengatakan, di sela dialog dengan Amr Laithi, bahwa dirinya seperti orang lain yang bisa salah bisa pula benar, dan beberapa kesalahan seperti Deklarsi konstitusi ketika telah jelas salah maka ia pun menghapusnya, dan seruan pemilihan pada saat perayaan hari besar Kristen maka ia juga langsung merubah tanggalnya, Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah ragu untuk mengakui kesalahan jika telah jelas sebuah kebenaran.

 

Ketika ditaya tentang Isu peran IM dalam pengelolaan urusan negara, Mursi mengatakan bahwa ia akan bekonsultasi dengan semua pihak politik yang ada di Mesir, dan dirinya telah mendengarkan banyak pendapat dan masukan sebelum mengeluarkan UU Pemilu.

 

Dalam menanggapi pertanyaan tentang mengapa Presiden tidak meminta IM melegalkan status mereka, Mursi mengatakan bahwa UU telah mengatur hal tersebut, dan organisasi kemasyarakatan adalah perkara yang lumrah selama tidak menyalahi aturan dan mengganggu kepentingan umum.

 

Kemudian dalam menanggapi Demonstrasi yang menuntut dirinya untuk lengser, Ia mengatakan, Bahwa mengekspresikan Pendapat harus dibedakan dengan keinginan rakyat, dimana rakyat telah memilihnya sebagai presiden sesuai dengan UU, dan ketika muncul pendapat yang menginginkannya lengser maka itu harus dihormati sebagaimana halnya sebuah pendapat, perbedaan antara pendapat itu dan keinginan rakyat sangatlah jauh.(hr/IT)

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus