Taliban Bersumpah Akan Paksa NATO Keluar dari Afghanistan Sebelum 2014

Al Furqan – Senin, 16 Zulhijjah 1431 H / 22 November 2010 10:08 WIB

Taliban pada hari Ahad kemarin (21/11) bersumpah untuk memaksa pasukan koalisi pimpinan AS meninggalkan Afghanistan sebelum tahun 2014 yang ditetapkan oleh aliansi untuk menyerahkan tanggung jawab keamanan kepada para sekutu mereka pasukan Afghanistan.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan dalam pesan e-mail ke media menyatakan bahwa NATO tidak akan mampu untuk membentuk pemerintahan yang stabil di Afghanistan pada tanggal yang telah ditetapkan tersebut. Dia juga tidak menyebutkan tawaran dari Presiden Hamid Karzai untuk pembicaraan damai dan rekonsiliasi – yang penawaran itu ditolak keras oleh kepemimpinan Taliban.

Mujahid mengatakan Taliban "tidak akan tetap diam bahkan hanya untuk satu malam sampai tujuan kemerdekaan secara penuh dan pembentukan pemerintahan independen tercapai. Mereka tidak akan menunggu waktu pelaksanaan keputusan yang telah diberikan atau menunggu adanya jadwal penarikan pasukan asing."

"Dalam sembilan tahun terakhir, para agresor tidak dapat membangun sebuah suatu sistem pemerintahan di Kabul dan mereka tidak akan mampu melakukannya di masa mendatang," kata Mujahid, menambahkan bahwa sampai dengan tahun 2014 "peristiwa tragis yang tidak diinginkan pasukan asing dan pertempuran berat akan terus berlangsung sebagai akibat dari perang ini dan tidak dapat dimenangkan oleh mereka. "

Selama pertemuan akhir pekan di Lisbon, Portugal, pemimpin NATO setuju untuk mulai menyerahkan tanggung jawab keamanan kepada pasukan keamanan Afghanistan pada awal tahun 2011, dengan transisi penuh ditargetkan berakhir pada 2014.

Tidak ada jadwal pasti yang ditetapkan untuk transisi bertahap dari penarikan pasukan di 34 propinsi di Afghanistan untuk memberikan pasukan Afghanistan mengendalikan Afghanistan dan beberapa pasukan asing diperkirakan akan tetap dalam peran bertempur mereka setelah 2014, meskipun kebanyakan di antara mereka akan berada dalam peran pelatihan kepada militer Afghanistan.(fq/newsyahoo)

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus