11.000 Kontainer AS Berisi Senjata Telah Hilang di Pakistan

Laporan mengatakan lebih dari 11.000 kontainer untuk pasukan pimpinan Amerika di Afghanistan telah hilang secara misterius selama dua tahun terakhir di Pakistan.
Kontainer berisi makanan dan peralatan militer senilai 220 miliar dolar telah secara ilegal dibongkar di Pakistan, seorang sumber mengatakan Jumat kemarin (2/7).
Namun, pejabat Pakistan menyebutkan jumlah kontainer yang hilang hanya 40 dan menyalahkan kebiasaan korup pejabat departemen.
Laporan-laporan mengatakan beberapa pejabat Pakistan telah ditangkap terkait kontainer yang hilang. Timbul kecemasan dan ketakutan bahwa kontainer yang hilang tersebut diserahkan atau jatuh ke tangan Taliban.
Pakistan, sekutu AS dalam perang yang mereka sebut "war on teror", tetap menjadi rute transit utama untuk pasukan NATO yang ditempatkan di negara tetangga Afghanistan.
Truk kontainer membawa perlengkapan bagi pasukan asing di Afghanistan yang sering megalami penyerangan di Pakistan.
Perkembangan ini juga datang setelah berbulan-bulan setelah adanya pengungkapan bahwa ribuan senjata AS hilang di Afghanistan.
Para pejabat militer AS gagal mendapatkan catatan yang tepat tentang sejumlah 87.000 senapan, pistol, mortir dan senjata lainnya yang dikirim ke Afghanistan antara bulan Desember 2004 dan Juni 2008.
Para pengamat mengatakan senjata-senjata itu mungkin telah jatuh di tangan militan yang terkait dengan Taliban atau Al-Qaidah.(fq/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Netanyahu: Tidak Ada Permintaan Maaf Atas Serangan ke Mavi Marmara
Sabtu, 03/07/2010 08:05 WIB - Akhirnya Ada Juga Pastor Pedophilia Yang Dijatuhi Hukuman
Jumat, 02/07/2010 16:12 WIB - Takut Ditangkap, Perwira Senior Israel Batalkan Kunjungan ke London
Jumat, 02/07/2010 15:00 WIB - Toko Mainan Spanyol Boikot Produk Mainan dari Israel
Jumat, 02/07/2010 14:51 WIB - Persatuan Ulama Internasional Sepakat Akan Beli Kapal Untuk Berlayar ke Gaza
Jumat, 02/07/2010 14:20 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




