11.000 Kontainer AS Berisi Senjata Telah Hilang di Pakistan

Sabtu, 03/07/2010 08:17 WIB | Arsip | Cetak

Laporan mengatakan lebih dari 11.000 kontainer untuk pasukan pimpinan Amerika di Afghanistan telah hilang secara misterius selama dua tahun terakhir di Pakistan.

Kontainer berisi makanan dan peralatan militer senilai 220 miliar dolar telah secara ilegal dibongkar di Pakistan, seorang sumber mengatakan Jumat kemarin (2/7).

Namun, pejabat Pakistan menyebutkan jumlah kontainer yang hilang hanya 40 dan menyalahkan kebiasaan korup pejabat departemen.

Laporan-laporan mengatakan beberapa pejabat Pakistan telah ditangkap terkait kontainer yang hilang. Timbul kecemasan dan ketakutan bahwa kontainer yang hilang tersebut diserahkan atau jatuh ke tangan Taliban.

Pakistan, sekutu AS dalam perang yang mereka sebut "war on teror", tetap menjadi rute transit utama untuk pasukan NATO yang ditempatkan di negara tetangga Afghanistan.

Truk kontainer membawa perlengkapan bagi pasukan asing di Afghanistan yang sering megalami penyerangan di Pakistan.

Perkembangan ini juga datang setelah berbulan-bulan setelah adanya pengungkapan bahwa ribuan senjata AS hilang di Afghanistan.

Para pejabat militer AS gagal mendapatkan catatan yang tepat tentang sejumlah 87.000 senapan, pistol, mortir dan senjata lainnya yang dikirim ke Afghanistan antara bulan Desember 2004 dan Juni 2008.

Para pengamat mengatakan senjata-senjata itu mungkin telah jatuh di tangan militan yang terkait dengan Taliban atau Al-Qaidah.(fq/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang