132 Tewas Kemarin; Bom, Nama Tengah Rakyat Iraq

Senin, 26/10/2009 08:06 WIB | Arsip | Cetak

Bom di sini. Bom di sana. Bom kemarin, dan bom hari ini. Itulah kehidupan sehari-hari rakyat Iraq. Bom meledak dimana-mana. Di tengah penderitaan rakyat yang tak pernah selesai, bom seakan menjadi nama tengah rakyat Iraq. Kemarin Ahad (25/10) bom kembali mengguncang gedung-gedung pemerintah di ibukota Baghdad. Bom yang berasal dari mobil ini menewaskan sedikitnya 132 orang dan melukai 600 lainnya. Tragedi bom ini menjadi yang paling berdarah di ibukota dalam dua bulan terakhir.

Dua ledakan mengguncang gedung-gedung dan asap mengepul dari daerah di Baghdad pusat dekat Sungai Tigris. Ledakan pertama terjadi di peradilan, dan yang kedua, beberapa menit kemudian, terjadi di gedung pemerintah provinsi.

Sekterika jalanan dibanjiri air dan petugas pemadam kebakaran menarik tubuh hangus dan hancur dari jalanan. Sekitar enam mobil terbakar di dekat kantor pemerintah provinsi.

Para laki-laki membawa mayat yang diselimuti menjauh dari tempat kejadian dan yang lainnya berusaha untuk menggeserkan sebuah mobil dengan dua mayat di bawahnya.

"Aku tidak tahu bagaimana aku masih hidup. Ledakan ini menghancurkan semuanya ... rasanya seperti gempa bumi, tidak ada yang bertahan di tempatnya," pemilik toko lokal Hamid Saadi berkata kepada Reuters melalui telepon.

Kekerasan telah terjadi di Irak sejak Washington mengirimkan pasukan tambahan. Para pejabat militer AS mengatakan serangan seperti ini bertujuan untuk menyalakan kembali konflik sektarian yang mencengkeram bangsa Iraq setelah invasi 2003 , atau untuk melemahkan kepercayaan Perdana Menteri Nouri al-Maliki sebelum pemilihan parlemen tahun depan.

Dua bulan lagi, sebuah ledakan menghantam kementerian asing dan kementrian keuangan yang menewaskan hampir 100 orang dan melukai ratusan lagi. (sa/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang