15 Nama Tersangka Baru Pembunuh Mabhuh Dirilis oleh Polisi Dubai
Markas kepolisian umum Dubai pada hari Rabu kemarin (24/2) kembali mengungkapkan nama-nama tersangka baru, 15 nama tersangka tambahan mereka publikasikan dalam kasus pembunuhan salah satu tokoh puncak Hamas mahmud Mabhuh di sebuah hotel Dubai bulan lalu, seperti dilaporkan Al Arabiya TV pada hari Rabu kemarin.
"Penyelidikan yang luas telah menyebabkan total ada 26 tersangka yang sejauh ini terlibat dalam kejahatan pembunuhan Mabhuh," kata pernyataan pers yang dikeluarkan oleh Media Office Pemerintah Dubai.
"Di samping daftar nama yang dirilis sebelumnya yang berjumlah 11 tersangka, Kepolisian Dubai kini telah mengidentifikasi enam tersangka yang lain termasuk seorang perempuan yang menggunakan paspor Inggris, seorang laki-laki dan tiga wanita bepergian pada paspor Irlandia, dua laki-laki yang menggunakan paspor Prancis, dan tiga orang dengan paspor Australia. Satu orang Australia termasuk seorang wanita. "
Pernyataan yang dikeluarkan kepolisian Dubai juga termasuk semua nama-nama dari 15 tersangka baru yang dicantumkan berdasarkan paspor asal negara.
"Pemegang paspor Inggris:
Daniel Marc Schnur, Gabriella Barney, Roy Allan Cannon, Keith Stephen Drake, Mark Sklur dan Philip Carr
Pemegang paspor Irlandia:
Ivy Brinton, Anna Shuana Clasby dan Chester Halvey
Pemegang paspor Perancis:
David Bernard LaPierre, Melenie Heard dan Eric Rassineux
Pemegang paspor Australia:
Bruce Yosua Daniel, Nicole Sandra Korman McCabe dan Adam "
Awal bulan ini Polisi Dubai telah berjanji akan memberikan nama-nama tambahan selain dari 11 nama tersangka pertama yang telah dirilis - secara resmi setelah dimulai dibukanya penyelidikan. Tersangka baru adalah termasuk orang yang terlibat dalam memberikan dukungan logistik dan peran sentral lainnya untuk pelaksanaan pembunuhan Mabhuh.
Negara-negara Eropa yang membantu dalam penyelidikan menyatakan bahwa paspor yang dipakai oleh para tersangka adalah ilegal, dan gambar-gambar yang digunakan tidak sesuai dengan pemilik aslinya.
Namun penyidik polisi Dubai masih menelusuri rute dari semua tersangka. Mereka juga menyelidiki kartu kredit yang digunakan oleh 14 tersangka dan bank yang mengeluarkan kartu kredit tersebut, termasuk Amerika META BANK.
Polisi menekankan bahwa tidak menutup kemungkinan keterlibatan lebih banyak orang dalam pembunuhan ini. (fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Jangankan di Dunia Nyata, Perang di Dunia Maya pun AS akan Kalah
Rabu, 24/02/2010 17:12 WIB - Dalam Perang, Obama Lebih Hebat Daripada Bush?
Rabu, 24/02/2010 15:47 WIB - Mana Dua Minggu Di Marjah Itu, Jenderal?
Rabu, 24/02/2010 15:24 WIB - Kampanye Saya Seorang Muslim Dan Saya Bukan Teroris Shah Rukh Khan
Rabu, 24/02/2010 15:01 WIB - Omar El-Bashir Menyetujui Gencatan Senjata
Rabu, 24/02/2010 14:54 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




