16 Organisasi Internasional: "Masyarakat Dunia Khianati Warga Gaza"
.jpg)
Koalisi 26 organisasi bantuan dan hak asasi manusia internasional di Eropa menyatakan bahwa masyarakat internasional sudah mengkhianati warga Palestina di Jalur Gaza karena telah membiarkan pelanggaran ham yang dilakukan Israel di Jalur Gaza dan gagal untuk menghentikan blokade Israel atas Gaza.
"Dunia internasional geram dan melontarkan banyak pernyataan, tapi mereka tidak banyak melakukan tindakan untuk mengubah kebijakan-kebijakan Israel yang merusak dan menghalang-halangi upaya rekonstruksi, pemulihan dan perbaikan ekonomi warga Jalur Gaza," kata Jeremy Hobbs, direktur eksekutif Oxfam Internasional.
"Kekuatan-kekuatan dunia sudah gagal, bahkan telah berkhianat pada warga tak berdosa di Gaza," tukasnya.
Dalam kompilasi laporan 16 organisasi bantuan dan ham internasional disebutkan bahwa otoritas Israel hanya mengijinkan 41 truk pembawa bahan bangunan yang boleh masuk ke Gaza sejak berakhirnya agresi Israel bulan Januari 2008 sampai sekarang. Padahal masih banyak bahan-bahan bangunan yang harus dikirim ke Gaza untuk memperbaiki rumah-rumah penduduk yang hancur oleh serangan Israel.
Israel menuding bahan-bahan bangunan yang dikirim ke Gaza digunakan untuk keperluan militer Hamas sehingga rejim Zionis itu harus melakukan pembatasan terhadap truk-truk pembawa bahan bangunan yang akan masuk ke Gaza.
Koalisi 16 organisasi ham intenasional di Eropa dalam laporannya mendesak Uni Eropa untuk segera bertindak mengakhir blokade Israel terhadap Jalur Gaza. Saat ini, menurut laporan tersebut, 90 persen warga Gaza mengalami kekurangan air bersih, mengalami pemadaman listrik selama 4 sampai 8 jam sehari dan ekitar 12 persen anak-anak Gaza meninggal karena terserang diare akibat tidak tersedianya sanitasi yang layak. (ln/hrz)
Lainnya (Arsip)
- Siapa Penguasa di Iran?
Selasa, 22/12/2009 11:08 WIB - Mahdi Akef Umumkan Anggota Baru Dewan Pembimbing Ikhwan
Selasa, 22/12/2009 09:02 WIB - Standar Ganda Eropa: Salib Di Kelas Ya, Islam dan lainnya, Tidak!
Selasa, 22/12/2009 08:36 WIB - Takut Sergapan Taliban, Pasukan Inggris Rancang Seragam Khusus
Selasa, 22/12/2009 08:23 WIB - Takut Pada Yahudi, Mr. Carter?
Selasa, 22/12/2009 07:27 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




