28 Orang Tewas Akibat Ledakan di Lahore

Kamis, 02/09/2010 13:04 WIB | Arsip | Cetak

Lebih 28 orang tewas dan sedikitnya 218 lainnya mengalami luka-luka setelah tiga ledakan saat berlangsung perayaan Syi'ah di Lahore, Rabu, kemarin, ujar pihak berwenang di Pakistan.

Pejabat pemerintah Lahore, Khalid Ranja, mengatakan dua orang mati adalah anak-anak dan dua lainnya perempuan, dan tujuh orang yang terluka berada dalam kondisi kritis. Tiga ledakan terjadi dalam radius sekitar 600 meter (2.000 kaki).

Tiga ledakan adalah dilakukan pembom bunuh diri, kata Nayab Haider, juru bicara polisi Lahore. Polisi yang mencoba menghentikan pelaku bom bunuh diri, saat prosesi itu berakhir, tapi kemudian pelaku bom bunuh diri itu meledakkan dirinya, sebelum polisi berhasil menangkapanya di tengah-tengah kerumunan orang banyak, kata Haider.

Kemudian, tiga atau empat menit disusul ledakan kedua yang dasyat. Selanjutnya, hal ini diikuti 25 menit kemudian oleh seorang pembom bunuh diri ketiga. Polisi telah menemukan dua kepala dan satu tubuh secara terpisah, kata Haider, yang mengatakan pemerintah telah menegaskan 2.500 petugas polisi untuk menjaga perayaan kaum Syiah setelah menerima peringatan akan adanya serangan terhadap kaum Syiah.

Khusro Pervez, pejabat senior pemerintah, mengatakan insiden itu melanggar kesucian bulan Ramadhan, dan pihak keamanan mungkin telah lalai. "Pada akhir perayaan, seharusnya pihak keamanan seharusnya lebih waspada," kata Pervez.

Pakistan adalah negara Muslim Sunni, dan serangan terhadap Muslim Syiah melukiskan adanya ketegangan antara dua kelompok di Timur Tengah dan Asia.

Pasukan paramiliter telah dikerahkan ke jalan untuk menertibkan. Saluran TV lokal menunjukkan gambar orang-orang yang marah dan membakar kendaraan, pemukulan terhadap polisi dan mencoba masuk ke kantor polisi. (m/cnn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang