50 Orang Pakistan Tewas Oleh Serangan Udara AS

Sekurangnya, 50 orang warga sipil Pakistan tewas dalam operasi terbaru AS, kemarin (24/6). Jumlah ini menambah lagi daftar panjang korban yang gugur akibat salah sasaran operasi AS. Selain itu, puluhan lainnya dilaporkan tewas dalam serangan AS ini.
Washington masih tetap bersikukuh bahwa serangan ini merupakan bagian dari operasi terhadap para target pemberontak yaitu Taliban yang sekarang berada di sebelah utara Pakistan.
Para korban seketika langsung tewas akibat gempuran misil dan bom yang jumlahnya sudah tidak bisa dihitung ataupun diprediksi lagi.
Operasi ini sebenarnya sudah dimulai pada Selasa kemarin. Penduduk sipil yang malang ini sendiri tengah menghadiri prosesi pemakaman di selatan Waziristan yang berbatasan dengan Afghanistan. Mereka sendiri sedang memakamkan delapan rakyat sipil lain yang tewas pada operasi AS sebelumnya di desa Makeen, 60 kilometer dari Wana, pusat kota Waziristan Selatan.
Sejak tahun 2006, korban sipil yang berjatuhan di Pakistan karena seranga AS sudah sangat besar jumlahnya. AS membela diri denga mengklaim bahwa mereka murni membunuh Taliban namun semua media di Pakistan, dari 60 orang yang tewas, hanya 10 orang Taliban yang berada di antaranya. (sa/jr/dt/alqmmh)
Lainnya (Arsip)
- Militer Turki Menyanggah Ada Konspirasi Kudeta Militer
Kamis, 25/06/2009 16:14 WIB - Misteri California di Balik Krisis Ekonomi AS
Kamis, 25/06/2009 15:43 WIB - Afghanistan: Perang Perubahan?
Kamis, 25/06/2009 14:31 WIB - Mantan Kepala Mosad di Tehran: Syah Pahlevi Meminta Mosad Bunuh Khomaeni
Kamis, 25/06/2009 13:37 WIB - Mendagri Jerman Serukan Pengakuan Resmi atas Agama Islam
Kamis, 25/06/2009 12:41 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




