Abu Mansour Al-Amriki : Obama, Beraninya Anda Mengirim Pesan ke Dunia Muslim?

Jumat, 10/07/2009 12:55 WIB | Arsip | Cetak

Seorang anggota dari kelompok Jihad Somalia yang berasal dari Amerika, mengutuk presiden AS Barack Obama atas pidato terakhirnya pada akhir bulan lalu kepada Muslim dunia, lembaga pemantau SITE melaporkan hal tersebut pada hari Rabu yang lalu.

Pria yang diidentifikasikan sebagai "Abu Mansour Al Amriki" mengatakan bahwa perdamaian hanya dapat dicapai jika Washington keluar dari negeri-negeri Muslim seperti Iraq, Afghanistan dan Somalia.

Video berdurasi 27 menit yang menampilkan Abu Mansour Al-Amriki ini di rilis di forum Jihadis menurut lembaga yang berbasis di AS yang biasa memantau gerakan atau kelompok yang mereka anggap 'teroris' - SITE Intelligence Group.

"Beraninya anda mengirim pesan ke dunia Islam sementara ribuan umat Islam dipenjara di fasilitas-fasilitas yang anda miliki?" kata Abu Mansour berbicara dalam bahasa Inggris.

"Dan beraninya anda mengirim pesan kepada umat Islam sementara anda memborbardir saudara-saudara kami di Afghanistan?"

Abu Mansour pertama kali muncul pada bulan Maret yang lalu dalam sebuah video propaganda yang dibuat oleh kelompok Mujahidin Somalia Al-Shabab, yang bertujuan untuk merekrut orang asing bergabung dalam Jihad dan dengan menampilkan lagu rap berbahasa Inggris sebagai daya penariknya.

Video yang di rilis hari rabu kemarin hanya berisi satu gambar yang jelas dan terang yang menampakkan wajah Abu Mansour. Selama dia berbicara, dalam video tersebut juga terlihat tiga orang lain yang di identifikasikan sebagai warga Amerika semua, yaitu "Abu Hurriya Al-Amriki", Burhan Al-Amriki" dan Dahir Al-Amriki."

"Seperti yang anda sampaikan kepada kami bahwa ini adalah sebuah permulaan baru, kami membalas dengan mengatakan : " Dengan ijin Allah, permulaan ini adalah yang terbaik untuk memulai mengakhiri, akhir dari tirani dan penindasan Amerika," kata Abu Mansour dalam video tersebut.

"Sebagaimana hari-hari berlangsung, dan hari itu akan datang dan menjadi semakin nyata."

Awal tahun ini FBI telah memberi peringatan bahwa kelompok 'radikal' telah merekrut anak-anak muda Somalia Amerika untuk bergabung dengan mujahidin Somalia.(fq/iolco)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang