Ada Apa dengan Kunjungan Kepala Intelijen Mesir ke Israel?

Sejumlah media Israel melansir, bahwa Kepala Intelijen Mesir Umar Sulaiman mengunjungi sejumlah pejabat Israel untuk membicarakan permasalahan Gilad Syalid dan larangan penyelundupan senjata ke Jalur Gaza. Sementara sumber lain menyebutkan, kedatangan Sulaiman adalah untuk menekan Israel agar tidak menyetujui kesepakatan tukar-menukar dengan Gerakan Hamas saat ini.
Channel 2 Israel berulang kali memberitakan, bahwa Mesir berusaha menekan pemerintah Israel untuk tidak menandatangani kesepakatan tukar-menukar tahanan dengan Hamas, yang bertujuan memaksa Hamas untuk melakukan rekonsiliasi dengan Fatah dan menandatangani Piagam Mesir.
Sebelumnya malam Sabtu lalu, Pembawa acara Channel 2 untuk urusan Dunia Arab bernama Ehud Yari yang lebih dekat dengan Badan Intelijen telah mengatakan, bahwa Umar Sulaiman akan melawat ke Israel, meminta peniadaan kesepakatan tukar-menukar dengan Hamas.
Tantangan Mesir-Israel
Berita ini mengingat kembali pada apa yang diungkapkan penasehat perdana menteri sebelumnya, Raanan Guissé ke Aljazeera.net, bahwa pertemuan terakhir antara presiden Mesir dan Israel di Syarm Syekh pada Juni 2006 bertujuan untuk melakukan koordinasi memberangus Gerakan Hamas, paska kemenangan Hamas dalam pemilu legislatif.
Sejumlah pejabat tinggi Israel yang bertemu dengan Sulaiman, diantaranya Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, Presiden Simon Peres, Menteri Pertahanan, Luar Negeri, Pembangunan, Kepala Mossad tidak mengeluarkan keterangan resmi seputar pertemuan tersebut.
Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu meminta Umar Sulaiman agar dapat mengatur pertemuanya dengan Pemimpin Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas guna membuka kembali perundingan kedua belah negara.
Media-media Israel menyebutkan bahwa Umar Sulaiman dengan Menhan Israel Ehud Barak telah membahas "ancaman, tantangan regional bersama" terhadap Mesir dan Israel. (Sn/alj)
Lainnya (Arsip)
- AS-Eropa Membeku Oleh Salju, Puluhan Orang Tewas
Selasa, 22/12/2009 14:40 WIB - Amerika, Jangan Bunuh Muslim, Jika Tak Mau Dibunuh!
Selasa, 22/12/2009 14:24 WIB - Gerakan Kristenisasi di Aljazair Melalui Santa Claus
Selasa, 22/12/2009 13:49 WIB - Muslim Libya Mengungkap Kebiadaban Penjara-Penjara Inggris
Selasa, 22/12/2009 13:30 WIB - Bocah Yang Selalu Diancam Oleh Bom Setiap Waktu
Selasa, 22/12/2009 12:56 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




