Ternyata Ada Israel Dalam Bentrok Supporter Bola Mesir-Aljazair

Kamis, 19/11/2009 08:29 WIB | Arsip | Cetak

Aljazair menjadi satu-satunya tim Arab yang lolos ke Piala Dunia 2010 setelah menang 1-0 atas Mesir pada kualifikasi play-off pertandingan di Sudan, dalam suasana keamanan yang sangat ketat saat ribuan supporter masing-masing tim berkumpul di stadion untuk menonton pertandingan yang menegangkan antara kedua tim yang memiliki sejarah panjang persaingan sepakbola.

Pertandingan kedua tim tersebut berlangsung keras dan kasar, dengan serangkaian pelanggaran namun penyerang Aljazair Antar Yahia berhasil memasukkan gol, beberapa menit sebelum babak pertama berakhir, ribuan supporter Aljazair bersorak sorai gembira melihat tim kesayangan mereka bisa menyarangkan gol.

Supporter tim Aljazair di seluruh dunia meledak dalam suasan suka cita ketika peluit terdengar di stadion Khartoum yang menandai berakhirnya pertandingan dan mengantarkan negara di utara Afrika ini untuk pertama kalinya menuju piala dunia sejak tahun 1986.

Dan Aljazair sekarang bersiap akan berangkat ke Piala Dunia pada musim panas tahun 2010 di Afrika Selatan untuk pertama kalinya dalam 23 tahun, setelah menghancurkan impian 80 juta rakyat Mesir.

Pihak berwenang Sudan mengerahkan 15.000 polisi untuk memisahkan kedua supporter dalam upaya untuk mencegah bentrokan yang sebelumnya pernah terjadi dalam pertandingan playoof di Kairo pada hari Sabtu yang lalu.

Pertandingan di Kairo diawali dengan kekerasan, ketika para supporter Mesir melempari bus yang berisi tim Aljazair ketika akan menuju ke hotel pada hari Kamis lalu dan melukai tiga pemain Aljazair.

Beberapa supporter Aljazair pun terluka setelah pertandingan Sabtu lalu, yang memicu ancaman serangan balas dendam pada perusahaan Mesir yang berbasis di Aljazair.

Rencana Israel

Sementara itu pada berita yang lain terkait pertandingan bola antara Mesir dan Aljazair - Hussein Al-Abra seorang warga Palestina dengan pasport Israel ditangkap dengan tuduhan mencoba memprovokasi kebencian antara kedua supporter dengan berpose sebagai seorang supporter Aljazair dan mengompori supporter Aljazair untuk menyerang supporter Mesir.

Pers Mesir menuduh Abra, telah menyebarkan foto-foto dirinya dengan supporter Aljazair yang kemudian foto-foto tersebut menghasut bentrokan antara kedua supporter. Bentrokan antar supporter tersebut kemudian disiarkan televisi Israel.

Abra juga dituduh menyebarkan foto-foto palsu yang menggambarkan seorang supporter Aljazair yang mati akibat bentrokan pada Sabtu lalu.

Kepada harian terkemuka Israel Yediot Ahronot, Abra mengatakan bahwa ia ditangkap dan ditahan selama hampir 24 jam di Mesir ketika ia berusaha untuk mengambil gambar bentrokan antara kedua supporter.

Sementara itu Mohamed Abboud koresponden pada harian Mesir Al-Masry al-Youm pada urusan Israel - menyalahkan foto-foto palsu supporter Aljazair yang mati, sengaja disebarkan untuk menghasut rakyat Aljazair menyerang perusahaan-perusahaan Mesir yang berbasis di Aljazair dan menargetkan serangan terhadap warga Mesir di Aljazair.

Ibrahim Hegazi, jurnalis olahraga dan host pada acara Daerat Al-Doa, atau Circle of Light, sewaktu diwawancarai melalui telepon mengatakan tindakan Abra telah mengurai rencana Israel untuk menghasut antara kedua negara Arab tersebut.

Media Israel mengecam Mesir dan meminta supaya Mesir segera mendeportasi Abra, yang bekerja untuk banyak surat kabar berbahasa Ibrani dan juga surat kabar Israel.(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang