Afghanistan: Menteri Pertahanan Inggris Rasis

Menteri pertahanan Inggris, Liam Fox mendapat kecaman atas pernyataannya yang menggambarkan Afghanistan sebagai negara abad-13 yang rusak.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Sunday Times edisi Sabtu lalu (22/5) yang memicu kemarahan dari pemerintah dan media Afghanistan dan menyebut pejabat Inggris ini sebagai Rasis.
Menurut pejabat senior Afghanistan, pernyataan Fox ini telah menimbulkan kekecewaan yang mendalam bagi presiden Hamid Karzai.
Dalam wawancara itu, Fox menyatakan bahwa harus ada perbedaan antara tujuan militer dan misi kemanusiaan. "Kami tidak berada di Afghanistan hanya demi memberikan pendidikan di negara abad ke-13 yang rusak. Kami berada di sana untuk memastikan bahwa kepentingan global kami tidak terancam."
Sumber dari pejabat senior Afghanistan mengatakan: "Pandangan Fox tampaknya terhadap Afghanistan tidak berubah, ia masih menganggap Afghanistan adalah negara abad ke-13 yang berimplikasi bahwa masyarakat Afghanistan dianggap sebagai masyarakat terbelakang dari abad pertengahan."
"Meskipun adanya korban dari tentara Inggris dan dukungan besar dari Pemerintah Inggris terhadap Afghanistan, kami tidak merasa ada saling menghormati antara Inggris kepada Afghanistan;" kata pejabat tersebut.
Pernyataan Fox tersebut memicu kemarahan pers di Afghanistan, dalam sebuah editorial pada surat kabar Afghanistan Arman-e Melli, memuat tulisan yang berjudul "Kami tidak butuh Inggris di Afghanistan."(fq/sundaytimes)
Lainnya (Arsip)
- Terbukti Bersalah, Australia Usir Diplomat Israel
Senin, 24/05/2010 10:34 WIB - Ritter: AS Penyebab Bencana di Irak
Senin, 24/05/2010 09:58 WIB - Taliban Akui Mereka yang Menyerang Pangkalan Militer NATO
Senin, 24/05/2010 09:21 WIB - Kakek Jubir Al-Qaidah untuk AS Penyumbang Negara Israel?
Senin, 24/05/2010 09:00 WIB - Pendiri Situs 'Jihad Watch' Kecam Pembangunan Masjid di Lokasi WTC
Senin, 24/05/2010 08:40 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




