Agen Ganda Yang Disusupkan Amerika Ke Afghanistan

Pembom bunuh diri yang menewaskan tujuh agen CIA di Afghanistan adalah seorang informan Yordania, begitu laporan media AS.
Ia diberitakan telah direkrut oleh dinas intelijen Yordania untuk menyusup. Ia diyakini telah bekerja di Afghanistan timur menyamar selama berminggu-minggu sebelum meledakkan sebuah bom di Forward Operating Base Chapman.
Serangan itu merupakan yang terburuk terhadap pejabat intelijen AS sejak peristiwa pembomanan Kedutaan Besar AS di Beirut pada 1983.
Orang itu disinyalir bernama Humam Mulal Abu Khalil al-Balawi, 36 tahun berasal dari Zarqa, Yordania, dan ditangkap oleh intelijen Yordania lebih dari setahun yang lalu.
CIA sendiri telah menolak untuk mengomentari laporan.
Namun rupanya di tengah jalan, Humam yang ditugaskan sebagai mata-mata ini tiba-tiba tersadar bahwa jika ia terus menjalankan tugasnya, maka ia akan menjadi suruhan orang-orang Asing. Tidak heran, jika kemudian ia memutuskan untuk menyerang yang memperkerjakannya.
Seorang jurubicara Taliban mengatakan bahwa Humam al-Balawi adalah seorang agen ganda yang telah menyesatkan Yordania dan intelijen AS selama setahun belakangan ini.
Forward Operating Base Chapman, bekas pangkalan militer Soviet, digunakan tidak hanya oleh CIA, tetapi juga oleh tim rekonstruksi provinsi, yang meliputi, tentara dan warga sipil.
Tampaknya orang-orang seperti Humam yang dijadikan sebagai mata-mata AS jumlahnya tidak sedikit. Namun, yang berani melawan yang memperkerjakannya jelas tidak banyak, dan Humam merupakan salah satunya. (sa/bbc)
Lainnya (Arsip)
- 2009: Gaza, Obama, Jilbab, Kubah Masjid dan Michael Jackson
Selasa, 05/01/2010 08:03 WIB - Mantan Petinggi Al-Azhar Sepakat Haramkan Pembuatan Tembok Baja
Selasa, 05/01/2010 07:58 WIB - Muslim Malaysia Protes Penggunaan Kata “Allah” Oleh Umat Katolik
Selasa, 05/01/2010 07:03 WIB - Newsweek: Obama Sudah Mengetahui Ancaman Hari Natal?
Selasa, 05/01/2010 05:48 WIB - Pangeran Al-Waleed bin Talal Masih Menjadi Orang Terkaya Di Arab Pada 2009
Senin, 04/01/2010 19:05 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




