Tentara Bayaran Bergentayangan di Pakistan

Jumat, 22/01/2010 14:57 WIB | Arsip | Cetak

Menteri Pertahanan Robert Gates mengakui bahwa dua perusahaan jasa militer swasta, Xe Services LLC dan DynCorp ikut beroperasi dalam berbagai aktivitas militer di Pakistan. Namun Gates berdalih operasi militer yang dijalankan kedua perusahaan itu di Pakistan dalam kapasitas pribadi dan tetap tunduk pada hukum yang berlaku di Pakistan.

Anehnya, meski berdalih bahwa aktivitas kedua perusahaan jasa militer swasta tidak ada kaitannya dengan militer AS, Gates menyatakan akan mematuhi keinginan Pakistan jika parlemen Pakistan menyatakan melarang kehadiran perusahaan-perusahaan jasa militer swasta di negaranya.

Perusahaan-perusahaan itu bergerak dalam layanan penyewaan senjata, mesin tempur sampai jasa penyewaan tentara bayaran. Xe Services LLC adalah nama baru dari perusahaan Blackwater Worldwide yang disewa AS untuk menjaga keamanan kepentingan AS di Irak.

Tapi dalam prakteknya, tentara-tentara Blackwater di Irak banyak melakukan pelanggaran HAM  dan melakukan serangan terhadap warga sipil di Irak yang menuai kecaman dunia internasional, sehingga perusahaan itu mengganti namanya dengan Xe LLC Services pada bulan Februari 2009.

Sebelum muncul pengakuan Gates, Mantan Kepala Inter-Services Intelligence (ISI)-lembaga intelejen di Pakistan-Asad Durani sudah menengarai keterlibatan para tentara bayaran Xe di Pakistan. Tentara-tentara bayaran itu, kata Durani, ikut melakukan serangan bom dengan menggunakan pesawat tanpa awak ke wilayah Pakistan yang menyebabkan banyak korban tewas di kalangan rakyat sipil.

"Setelah saya pelajari, orang-orang ini dipekerjakan untuk memberikan dukungan logistik di basis-basis pesawat tanpa awak," kata Durani awal Januari kemarin.

Perang AS di berbagai negara, termasuk negara Muslim tidak lepas dari bisnis tentara bayaran dan persaingan bisnis perusahaan-perusahaan jasa militer yang berbasis di AS. Wartawan invetigasi Amerika Serikat Jeremy Scahill menyebut Blackwater sebagai pasukan tentara bayaran terkuat di dunia. Blackwater atau Xe didirikan 10 tahun yang lalu oleh mantan anggota pasukan elit AS, Navy Seal, Erik Prince.

Sedangkan DynCorp yang bermarkas di Virginia AS, pada tahun 2004 disewa oleh Departemen Luar Negeri AS untuk tugas pengawalan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai. Sama dengan Blackwater, perusahaan ini disebut-sebut ikut berperan dalam berbagai operasi militer AS di berbagai negara.

Reputasi DynCorp juga tidak bersih dan pernah diajukan ke pengadilan dengan tuntutan perdagangan senjata gelap, penyelundupan kokain dan perdagangan perempuan. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang