Aksi Gabungan Para Aktivis Menentang Agresi Israel

Jumat, 16/01/2009 15:15 WIB | Arsip | Cetak

Di San Francisco-Amerika Serikat,  gabungan para aktivis dari aktivis – Palestina, anti-Zionis Israel, dan aktivis Hak Imigran – melakukan aksi dengan memblokir jalan masuk ke konsulat Israel, kemarin pagi. Mereka memprotes akan serangan Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza.

Aksi mereka tersebut dilakukan dengan cara merantai diri mereka sendiri serta memblokir pintu masuk gedung konsulat Israel. Aksi mereka  di organisir oleh orang-orang Palestina dan Yahudi yang menentang serangan Israel ke Gaza. Mereka menuntut supaya segera dibuka jalur untuk masuk ke wilayah tersebut, baik jalur darat, udara dan laut – agar suplai bantuan kemanusiaan bisa segera masuk . Mereka juga menuntut supaya segera diakhiri dukungan finansial dan politik Amerika terhadap Israel.

"Selama enam puluh tahun, Israel telah berusaha untuk menghapus orang-orang Palestina serta memaksa mereka keluar dari rumah mereka dan tanah mereka sendiri, membuat mereka kelaparan  dan membunuh mereka," kata Maria Poblet, seorang aktivis imigran . "Blokade dan serangan ke Gaza tidak bisa diterima, serangan yang brutal itu telah membunuh warga sipil, dan itu merupakan bagian dari strategi Israel."katanya lagi.

Para aktivis melakukan aksi bertujuan untuk membela warga Gaza serta meningkatkan tekanan terhadap Israel yang telah mengakibatkan terjadinya tragedi kemanusiaan di Gaza yang telah memasuki hari ke 21.

Aksi ini merupakan satu rangkaian panjang dari aksi-aksi yang akan dilakukan di Toronto, New York serta Los Angeles.

Penyelenggara aksi menegaskan bahwa situasi di Gaza saat ini bukan merupakan konflik antara dua kelompok dengan kapasitas yang setara, dan bukan pula motif Israel mempertahankan diri. Mereka juga mengkritik kebijakan AS yang setiap tahun menyumbangkan dana bantuan sebesar 3 miliar dollar kepada  Israel, dan menggunakan dana bantuan tersebut untuk menambah peralatan tempurnya.

Salah seorang peserta aksi Sara Kershnar dari Jaringan International Yahudi anti-Zionist yang ikut pada aksi itu mengatakan: "Hari ini, sebagai orang Palestina, Yahudi, dan aliansinya kami bersatu, kita membuat posisi kita jelas: kita di satu sisi, yaitu sisi keadilan; dan Israel, di sisi lain, sebagai sebuah negara apartheid . " (fq/ijsn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang