Aktivis Islam Yaman Galang Dana untuk Berlayar ke Gaza

Rabu, 30/06/2010 14:39 WIB | Arsip | Cetak

Beberapa aktivis Islam di Yaman meluncurkan kampanye yang bertujuan untuk mengumpulkan dana dalam rangka mempersiapkan armada kapal Yaman yang akan berlayar ke Gaza guna memberikan bantuan kemanusiaan.

Anggota parlemen Yaman, Muhammad al-Hazmi, yang juga merupakan anggota Koalisi Partai oposisi Yaman untuk Reformasi, mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu dari empat aktivis yang sempat diculik oleh Angkatan Laut Israel setelah pasukan Israel menyerang kapal Turki Mavi Marmara, salah satu dari beberapa kapal yang menuju ke Gaza.

Dia menambahkan bahwa kampanye baru ini bertujuan untuk mempersiapkan empat kapal yang penuh dengan persediaan dan bantuan penting bagi penduduk Jalur Gaza yang diblokade Israel.

Al-Hazmi menyatakan bahwa kampanye yang mereka lakukan akan membuka rekening bank atas nama Komite Solidaritas untuk Palestina dalam rangka mengumpulkan sumbangan untuk armada tersebut.

Kapal akan berlayar dari Yaman ke pelabuhan laut baik pelabuhan di Eropa maupun di Turki untuk berlayar menuju ke Gaza pada pertengahan Juli depan.

Minggu lalu, Iran membatalkan niatnya untuk mengirimkan kapal bantuan ke Jalur Gaza dan menyatakan bahwa pengepungan ilegal Israel di wilayah pesisir dan tindakan ilegal Israel-lah yang merupakan penyebab mereka membatalkan mengirimkan kapal solidaritas.

Namun, seorang pejabat Iran menyatakan bahwa bantuan akan dikirim ke Gaza melalui cara lain.

Hussein Syeikh al-Islam, Sekretaris Jenderal Konferensi Internasional Untuk Mendukung Intifadah Palestina, menyatakan bahwa kapal-kapal yang seharusnya berlayar ke Gaza hari Kamis ini ditunda sampai hari Minggu, "tapi sekarang, karena adanya pembatasan Israel, kapal-kapal tidak akan akan berlayar, namun kami akan mengirimkan bantuan melalui cara lain ".

Iran News Agency melaporkan bahwa Syeikh al-Islam mengatakan bahwa Israel menggunakan masalah ini, dan upaya-upaya untuk memecahkan pengepungan, sebagai sarana untuk mendapatkan dukungan politik, menambahkan bahwa Iran tidak ingin memberikan Israel kesempatan apa pun bagi kebijakannya. (fq/imemc)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang