Aktivis Viva Palestina Bentrok dengan Aparat Mesir, 55 Orang Luka-Luka
.jpg)
Aktivis Viva Palestina terlibat bentrokan dengan pasukan anti huru-hara Mesir di pelabuhan El-Arish. Akibat bentrokan itu 55 aktivis mengalami luka-luka.
Keributan terjadi setelah Mesir menyatakan melarang konvoy kendaraan Viva Palestina yang terdiri dari 59 truk yang membawa bantuan kemanusiaan, masuk ke Jalur Gaza. Delegasi anggota legislatif Turki yang mengawal rombongan Viva Palestina, gagal bernegosiasi dengan pejabat Israel agar mengijinkan rombongan itu masuk ke Jalur Gaza lewat perbatasan Mesir.
Sebelum bentrokan terjadi, Kevin Ovenden dari Viva Palestina menulis pesan yang mengabarkan bahwa mereka dalam situasi krisis karena para aktivis harus berhadap-hadapan dengan pasukan keamanan Mesir. "Kami sudah bernegosiasi dengan seorang pejabat senior dari Kairo. Tapi pejabat itu pergi dan tidak kembali. Kami bernegosiasi agar barang-barang bantuan yang kami bawa dibolehkan masuk ke Gaza," tulis Ovenden.
Pihak Mesir mengerahkan sekitar 2.000 pasukan anti huru-hara yang kemudian bergerak ke kamp kami di pelabuhan El-Arish, lengkap dengan kendaraan water cannon-nya (meriam air untuk membubarkan aksi massa-red).Para aktivis memblokade pintu masuk pelabuhan dan berusaha melindungi barang-barang bantuan yang mereka bawa.
Viva Palestina mengkritik sikap pemerintah Mesir yang keras kepala melarang konvoi mereka masuk. Dalam pernyataannya, Viva Palestina menyerukan seluruh masyarakat dunia yang mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menggelar aksi protes di depan kedubes dan kantor konsulat Mesir karena Mesir telah menghalang-halangi bantuan untuk warga Gaza. (ln/prtv/imemc)
Lainnya (Arsip)
- Gereja-Gereja di Mesir Dukung Pembangunan Tembok Baja
Rabu, 06/01/2010 11:10 WIB - Komik Tentang Pembantaian Keji Israel di Gaza, Terbit di AS
Rabu, 06/01/2010 10:22 WIB - Tidak Terima Syi'ah Dihina, Da'i Saudi Dituntut
Rabu, 06/01/2010 09:33 WIB - Sembilan Petinju Asal Afrika Masuk Islam di Pakistan
Rabu, 06/01/2010 08:20 WIB - Seorang Wanita Yahudi Di Balik Perselingkuhan Tiger Woods
Rabu, 06/01/2010 07:49 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




