Al-Azhar Fatwakan Haram Fanatik Bola

Fenomena fanatisme dan gila bola yang kelewatan yang berkembang di kalangan masyakat Mesir dan Arab mendorong Komisi Fatwa (Lajnah al-Fatwa) pada lembaga Al-Azhar untuk merilis fatwa yang mengharamkan sikap fanatisme (ta'ashshub) atas bola.
Dalam fatwa itu disebutkan, barang siapa yang berfanatis karena bola dan sampai melakukan tindakan anarkis dan kriminal, maka ia dikenakan hukum hadd al-harabah (had perang), meskipun tidak sampai menumpahkan darah.
Syaikh Dr. Abdul Aziz, Sekretaris Jenderal pada Dewan Fatwa Al-Azhar mengatakan, jika fanatisme bola itu sampai menimbulkan dampak perusakan, penyerangan, menghilangkan nyawa, maka hal tersebut termasuk dalam hukum "perusakan bumi" (ifsad al-ardh).
"Siapa saja yang fanatik karena bola dan mengakibatkan perusakan dan penghancuran, maka ia dikenakan hukum hadd perang," kata Abdul Aziz.
Al-Azhar mengeluarkan fatwa tersebut menyusul memanasnya tensi hubungan antara Mesir dan Aljazair akibat pertandingan bola kedua negara guna merebut tiket menjadi peserta piala dunia 2010 di Afrika Selatan nanti. Kedua belah pihak sama-sama "panas" dan terlibat "perang urat syaraf".
Ketika tim bola Aljazair tiba di Kairo pada Kamis (12/11) lalu, bus yang mengangkut mereka dilempar oleh supporter Mesir hingga mengakibatkan kerusakan dan terlukanya 3 orang pemain tim "Muharib as-Shahra" (Penyerang Sahara) itu.
Pasca kekalahan Aljazair oleh Mesir 2-0 di stadion Kairo pada Sabtu (14/11) kemarin, warga Aljazair merusak sebuah perusahaan Mesir di Aljazair serta merusak sebuah kantor biro pesawat Egypt Air di Aljazair. Sementara itu, warga Aljazair di Marsilia, Prancis, melakukan perusakan dan pembarakaran secara brutal.
Atas kekalahan Aljazair, kedua tim pun diharuskan bertanding sekali lagi untuk menentukan siapa yang lolos ke piala dunia. Rabu (18/11) malam kemarin, kedua tim pun bertanding lagi di stadion Umm Durman, Sudan. Pertandingan pun dimenangkan Aljazair dengan skor 1-0. (L2/db)
Lainnya (Arsip)
- Kalah Dalam Pertandingan Bola, Mesir Panggil Duta Besarnya di Aljazair
Jumat, 20/11/2009 13:27 WIB - Dewan Gereja Dunia Menyerukan Perlawanan Terhadap Israel
Jumat, 20/11/2009 13:00 WIB - Perbandingan Amerika dan Uni Eropa: Mengapa Presiden AS Begitu Berkuasa?
Jumat, 20/11/2009 11:17 WIB - Saudi-AS Tingkatkan Kerjasama Militer
Jumat, 20/11/2009 11:01 WIB - Jendral Nato Berkunjung ke Israel
Jumat, 20/11/2009 10:57 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




