Al-Qaidah Ancam Inggris Untuk Bebaskan Abu Qatada Dalam Waktu 15 Hari

Jaringan Al-Qaidah Afrika Utara telah mengultimatum pemerintah Inggris selama 15 hari untuk membebaskan seorang Da'i Abu Qatada dari penjara Inggris atau mereka akan mengeksekusi sandera warga Inggris yang mereka tahan.
Sandera laki-laki yang diculik diawal tahun ini di sebuah wilayah terpencil di perbatasab Mali-Niger sewaktu dia sebagai turis menghadiri sebuah festival kebudayaan disana.
Kementerian Luar Negeri Inggris telah menyimpan ancaman asli tersebut dari kelompok yang dikenal sebagai jaringan Al-Qaidah di Magrib Islam, dan ancaman tersebut telah diposting di sebuah situs Jihadist.
Saat ini belum ada konfirmasi resmi bahwa telah terjadi negoisasi dan pemerintah Inggris belum merilis nama warga Inggris yang di sandera oleh Al-Qaidah tersebut.
"Setelah negosiator pemerintah Inggris meminta tambahan waktu untuk menyelesaikan masalah ini, kami umumkan ke opini publik bahwa kelompok kami telah memutuskan untuk memberikan tambahan waktu terakhir dari 15 hari setelah akhir periode pertama," kata pernyataan kelompok itu disebuah situs Jihad.
"Kami serukan kepada keluarga dari sandera untuk memberikan tekanan pada pemerintah dan kami tegaskan kembali bahwa batas waktu tambahan ini tidak akan diulang..."
Abu Qatada sendiri adalah seorang terdakwa serta merupakan pemain kunci dan seorang pemimpin spiritual di dalam kelompok Al-Qaidah dan juga penasehat bagi para Jihadist. Abu Qatada juga di gambarkan sebagai duta dari Usama bin Laden untuk wilayah Eropa.
Kelompok tersebut sebelumnya telah mengancam akan mengeksekusi sandera Inggris tersebut dalam 20 hari - batas waktu berakhir pada 16 Mei yang lalu.
"Kami meminta pemerintah Inggris untuk melepaskan Syaikh Abu Qatada yang telah ditahan sebagai kompensasi pelepasan warga Inggris yang kami sandera," kata pernyataan mereka di situs Jihadist. Saat ini periode telah berakhir dan kelompok tersebut akan segera mengeksekusi sandera warga Inggris itu.(fq/dm)
Lainnya (Arsip)
- Mengenang 400 Tahun Pengusiran Muslim Spanyol
Jumat, 22/05/2009 07:36 WIB - Majlis Agama Turki Anjurkan Muslim Tinggalkan Yoga
Jumat, 22/05/2009 07:36 WIB - Tokoh Partai Penguasa Mesir Dihukum Gantung
Jumat, 22/05/2009 07:35 WIB - Polisi New York Klaim Gagalkan Serangan Teroris, Empat Orang Ditangkap
Kamis, 21/05/2009 17:37 WIB - Sekjen Hizbullah: AS-Israel Berkolaborasi Kobarkan Perang Baru di Timur Tengah
Kamis, 21/05/2009 10:54 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




