Al-Qaidah Bantah Pasukan Yaman Telah Menewaskan Pimpinan Mereka

Menurut pusat kajian AS yang spesialisasi memantau situs-situs Islam, menyatakan bahwa Al-Qaidah semenanjuang Arab membantah bahwa serangan udara yang dilakukan oleh pemerintah Yaman pekan lalu telah menewaskan enam petinggi mereka.
Al-Qaidah mengatakan hal tersebut dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh AFP, mereka mengatakan: "Tidak ada yang tewas dalam serangan udara brutal pasukan Yaman, namun beberapa saudara kami hanya menderita luka ringan."
Pernyataan Al-Qaidah ini menuduh pemerintah Yaman telah melakukan kebohongan publik, mereka menyatakan: "Ini sekuel dari seri kebohongan yang dilakukan oleh pemerintah Yaman sejak serangan sebelumnya, dan pemerintah Yaman sengaja berbohong demi menjilat dan membuktikan tuduhan yang diajukan presiden AS Barack Obama dan PM Inggris Gordon Brown dan sekutu-sekutu mereka dalam konferensi London yang akan berlangsung pada 27 Januari mendatang."
Al-Qaidah dalam pernyataan tersebut juga menyatakan bahwa Jihad akan terus berlangsung melawan orang-orang kafir dan sekutu-sekutunya, tidak hanya di darat, laut maupun udara.
"Kami akan memberi "tekanan" terhadap kapal perang tentara salib di Teluk Aden, di laut Arab dan laut Merah, bahkan terhadap pesawat mata-mata AS yang melanggar wilayah udara jazirah Arab."
"Ketika mereka menyatakan perang terbuka terhadap umat Islam, maka kami harus menyatakan perang terbuka untuk melawan tentara Salib dan para pengkhianat pendukung mereka," kata pernyataan Al-Qaidah.
Sebelumnya kementrian dalam negeri Yaman pada Sabtu lalu telah mengkonfirmasikan bahwa serangan udara mereka telah menewaskan pimpinan militer Al-Qaidah wilayah jazirah Arab - Qasim Al-Raimi beserta lima rekannya.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Jamaah Tabligh Inggris Gagal Bangun Masjid "Raksasa"
Selasa, 19/01/2010 08:06 WIB - Taliban Serang Jantung Kota Kabul
Senin, 18/01/2010 18:10 WIB - Masyarakat Inggris Setuju Blair Diperiksa Sebagai Penjahat Perang Irak
Senin, 18/01/2010 16:36 WIB - Istanbul, Ibukota Kebudayaan Eropa dan Tergerusnya Budaya Islami
Senin, 18/01/2010 15:45 WIB - Unjuk Rasa di Libanon: Mubarak Agen Israel dan AS
Senin, 18/01/2010 12:46 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




