Al-Qaidah Serukan Serangan Terhadap Kapal-Kapal Nuklir Inggris

Senin, 08/03/2010 15:58 WIB | Arsip | Cetak

Surat kabar "Sunday Express" pada hari Ahad kemarin (7/3) melaporkan bahwa jaringan Al-Qaidah dibawah kepemimpinan Usamah bin Ladin meminta para pengikutnya untuk menyerang kapal perang nuklir Angkatan laut Inggris.

Surat kabar tersebut mengatakan bahwa terakhir kali al-Qaidah, memulai serangan besar-besaran di laut pada bulan Oktober tahun 2000 lalu, ketika pembom bunuh diri meledakkan dan menabrakkan sebuah perahu kecil kearah kapal induk USS Cole pada saat kapal itu sedang berhenti di Teluk Aden untuk mengisi bahan bakar, aksi heroik Al-Qaidah tersebut menewaskan sedikitnya 17 pelaut AS dan melukai 39 pelaut lainnya.

Sunday Express menambahkan bahwa al-Qaidah telah berevolusi menakutkan dengan mendesak para pengikutnya untuk memantau situs-situs web terkait dengan kapal-kapal nuklir, serta menyelidiki apakah surat-surat dari tentara untuk istri dan anak-anak mereka mengungkapkan keberadaan kapal tersebut. Dan hal ini dipublikasikan dalam sebuah pernyataan di situs Web mereka di mana mereka bertanya-tanya berapa banyak senjata nuklir yang ada di kapal, dan sejauh mana kerusakan yang bisa terjadi jika kapal nuklir itu diserang.

Surat kabar Sunday Express mengutip pernyataan Al-Qaidah yang mengatakan bahwa Al-Qaidah telah menyerukan kepada setiap Muslim yang memiliki nilai-nilai dari keyakinan agama Islam untuk menghapus orang-orang kafir dari Semenanjung Arab, serta membunuh semua pasukan Salib yang berada di kedutaan atau yang berada di tempat-tempat lain, dan menyatakan perang habis-habisan melawan mereka baik di darat, laut maupun udara.

Diungkapkan juga oleh Sunday Express bahwa salah satu anggota al-Qaidah mengusulkan untuk membentuk kelompok-kelompok yang berfokus pada pengumpulan informasi dalam bidang-bidang tertentu, seperti kapal-kapal yang bergerak di sepanjang Terusan Suez.

"Sunday Express" menyatakan bahwa dinas keamanan Inggris sendiri menyadari rencana Al-Qaidah untuk menyerang kapal-kapal yang berpenumpang besar, namun sejak serangan terhadap kapal induk USS Cole, negara-negara Barat meningkatkan pengamanan di sekitar kapal perang mereka dan membuat kapal-kapal kecil yang dapat menyebar, yang memungkinkan mereka mengalahkan serangan dari perahu-perahu kecil yang penuh dengan bahan peledak. (fq/alqudsalarabi)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang