Aleg Israel: Haniyah Harus Dibunuh Seperti Mabhuh

Kamis, 25/02/2010 09:08 WIB | Arsip | Cetak

Seorang anggota parlemen Israel Knesset menyerukan untuk membunuh Perdana Menteri Hamas Ismail Haniyah di Jalur Gaza, seperti dilaporkan kantor berita Palestina.

Anggota parlemen Knesset yang bernama Yariv Levin menyerukan untuk "melikuidasi" Ismail Haniya, pemimpin Hamas di jalur Gaza, dengan cara yang mirip dengan apa yang terjadi pada salah seorang pemimpin Brigade Al-Qassam Mahmud Al-Mabhuh, kata situs Palestina-info.

Pimpinan dari komite parlemen Israel Knesset, menyerukan hal tersebut ketika parlemen mendebatkan sebuah usulan dari seorang anggota parlemen Knesset Arab, yang menuntut sidang Knesset harus juga membahas persoalan keterlibatan Mossad dalam pembunuhan Mabhuh di Dubai. Namun usulan tersebut ditolak.

Seruan pembunuhan terhadap Ismail Haniyah dan pembunuhan terhadap Mabhuh mendapat pujian dari kepala staf angkatan darat Israel Dan Haluzt. Dalam sebuah pidatonya di Universitas Tel Aviv, Haluzt berkata: "Setiap orang, seperti Mabhuh mulai saat ini harus berpikir dan bertindak secara hati-hati sebelum melakukan kegiatan apapun, apakah mereka akan melakukan perjalanan, memesan tiket pesawat atau kamar hotel lewat internet, karena agen kami akan dapat memantaunya."

Mahmud Mabhuh, lahir di Jalur Gaza, namun telah tinggal di Suriah sejak 1989, ditemukan wafat di kamar hotelnya pada 19 Januari lalu, sehari setelah ia tiba di Dubai.

Polisi Dubai telah mengidentifikasikan tersangka 15 baru dalam pembunuhan pejabat Hamas di sebuah hotel mewah Dubai, jadi jumlah total tersangka yang terlibat dalam kematian Mabhuh berjumlah 26 tersangka.

Polisi Dubai mengatakan mereka meyakini 99 persen atau bahkan 100 persen akan keterlibatan Mossad di belakang pembunuhan itu. (fq/wb/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang