Inilah salah satu peninggalan invasi AS ke Iraq: alkohol. Di Basrah, pemerintah setempat sudah mengeluarkan larangan alkohol. Namun, hal itu ditentang oleh sebagian rakyatnya. Sebagian lain jelas sangat setuju dengan pencekalan alkohol itu.
"Saya tidak setuju dengan pencabutan setelah semuanya berjalan dengan lancar," Ahmed penjaga toko Obeidi, 43, berkata kepada IslamOnline.net. "Minum alkohol adalah umum di negara-negara Barat, tetapi tidak untuk Muslim. Memang benar bahwa banyak negara Arab memperbolehkan minuman keras untuk dijual di mana pun, kecuali Irak yang memiliki sejarah Islam dan membolehkan alkohol adalah pelanggaran."
Dewan provinsi Basrah meloloskan sebuah dekrit pada bulan Agustus yang melarang penjualan alkohol di selatan kota. Namun, pihak berwenang setempat mengubahnya bulan Desember ini setelah protes dari kaum minoritas non-Muslim dan LSM.
"Untuk pertama kalinya pemerintah setempat telah melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk generasi Muslim masa depan," kata Obeidi. “Tapi undang-undang baru menghapus harapan itu. "
Mariam Hussein Ala'a, 41, guru sekolah dasar dan ibu dari tiga anak, juga kritis terhadap larangan yang diubah itu. "Kami adalah negara Muslim dan minum (khammer) adalah warisan Barat yang bukan merupakan bagian dari sejarah kita," katanya.
Konsumsi alkohol mencapai tingkat mengkhawatirkan di Irak, khususnya di kalangan pemuda yang berbeda kelas sosial dan jenis kelamin. Setiap orang dapat membeli produk memabukkan itu tanpa ditanya usia.
Pemerintah Basrah membela keputusan mereka. "Meskipun Muslim adalah mayoritas di daerah ini, melarang konsumsi alkohol sekarang akan melukai demokrasi dan memaksa kaum minoritas untuk mencari opsi-opsi yang tidak aman," berpendapat Hashimi Aleiybi, juru bicara untuk Konsul Governorat Basrah.
Pihak berwenang mengatakan mereka dipaksa untuk melarang alkohol di bawah tekanan dari politisi dan kelompok-kelompok keagamaan. "Kami ditekan oleh badan keagamaan dan politisi untuk melarang konsumsi alkohol," Khalid Abdullah, pejabat senior di Dewan Provinsi Basra, berkata
"Kami adalah satu-satunya provinsi yang melarang alkohol dan itu tidak adil bagi kaum minoritas yang menjalankan bisnis, dan dipaksa untuk menutup toko mereka dan pindah ke bagian lain negara ini."
Selama Saddam Hussein berkuasa, alkohol dilarang. Tetapi pada tahun 2005, Departemen Dalam Negeri menghapuskan pembatasan alkohol, seiring dengan maraknya klub malam dan kasino. (sa/iol)
"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.
Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.
Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.
Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga
Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.