American Idol dan Sejarah Yahudi
Sebentar lagi, kita akan segera disuguhi acara televisi yang paling popular di kalangan anak muda dunia, termasuk juga Indonesia, “Indonesian Idol” yang merupakan adaptasi langsung dari “American Idol.”
Dari tahun ke tahun, kecuali jelang pemilu 2009 dihentikan dahulu, ribuan anak muda berbaris memanjang seharian penuh, sebagian besar melupakan kewajiban mereka umat Islam yaitu shalat, demi mencapai suatu ambisi besa: menjadi pop-star (bintang music pop)!
Dan seperti kita ketahui, orang-orang Yahudi telah memberikan pengaruh luar biasa pada musik populer sepanjang sejarah, namun tampaknya tak ada yang bisa mengalahkan outlet musik terbesar dan paling kemilau yang sudah dipunyai oleh Yahudi daripada "American Idol."
Diketahui bahwa diva pop Paula Abdul adalah Yahudi. Paula adalah salah satu juri American Idol, namun kini sudah digantikan oleh Ellen Degeneres yang tak jauh beda dengan Paula. Dan Simon Cowell—penggagas Idol—adalah keturunan Yahudi juga: kakek-nenek dari pihak ayah-Nya, dan Esther Yusuf Cowell Malinsky, menikah pada tahun 1915 di West Ham sinagoga, di East London, situs Web Jewtastic melaporkan.
Para pemenang Idol juga tidak lepas dari orang-orang Yahudi. Adam Lambert, salah satu pemenang Idol terbaru, juga merupakan seorang Yahudi. Di Indonesia, seorang yang pernah bernasyid, juga menjadi salah satu pemenang Indonesian Idol.
Nah, jika kebetulan anak Anda, atau kerabat, hendak mengantre menjadi peserta Idol, mungkin ada baiknya memberikan keterangan terlebih dahulu akan sejarah Idol itu. (sa/forward)
Dunia Islam Sebelumnya
(Arsip Dunia Islam)
5 Terpopuler
- Pelatih Sepak Bola Mesir: Saya Lebih Baik Mati Kelaparan Daripada Melatih Israel!
- Tak Ada Penghormatan Untuk Saddam Hussein Di Negara Arab
- Saudi dan Suriah Rebutan Anak Perempuan Bin Ladin
- Antara Khilafah dan Khalifah
- Juragan-Juragan Arab Berinvestasi di Hollywood
- Hukum Nonton Film Porno
- Gaji Saya Kecil, Pak!






