Amerika, Jangan Bunuh Muslim, Jika Tak Mau Dibunuh!

Selasa, 22/12/2009 14:24 WIB | Arsip | Cetak

Amerika dan negara-negara Barat yang tergabung dalam NATO melakukan segala cara untuk menghentikan yang kata mereka “teroris.” Bukan kebetulan kalau yang mereka sebut teroris itu,  99,99 persen adalah orang Islam.

Untuk menghentikan teroris itu, maka mereka pun berburu sampai ke Iraq, dan Afghanistan. Tapi ternyata, menurut Noam Chomsky, seorang ahli bahasa Amerika, filsuf, ilmuwan, aktivis politik, penulis, dan dosen, serta seorang profesor emeritus linguistik di Massachusetts Institute of Technology, menghentikan terorisme itu gampang-gampang saja. Tidak perlu keluar biaya besar dan pasukan yang banyak.

Dalam salah satu ceramahnya yang kini beredar di youtube, dan banyak diposting dimana-mana, ada cara efektif untuk menghentikan terorisme. Chomsky mengatakan jika ingin menghentikan terorisme, maka Amerika dan Barat harus berhenti membunuh orang-orang Muslim. “Jika ingin orang Muslim berhenti membunuh Anda, maka berhentilah membunuh mereka!”

Artinya, orang Muslim akan melakukan tindakan perlawanan, jika dianiaya, bahkan sampai dibunuh, direnggut semua harta dan kepemilikannya. Atau dengan kata lain, bahwa bukan orang Muslimlah yang telah memulai pembunuhan-pembunuhan itu.

Nah Amerika, dengarkanlah Chomsky! (sa/islamicawakening)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang