Amerika Karam Bermula Dari Kalifornia?

Jumat, 05/03/2010 06:26 WIB | Arsip | Cetak

Jika ingin melihat Amerika, lihatlah Kalifornia. Konon, sejak ratusan tahun, negara bagian yang sekarang dipimpin oleh Arnold Schwarzenegger ini merupakan gambaran Amerika yang sesungguhnya dalam segala bidang.

Menurut Jamie Dimon, ketua dari JP Morgan Chase, kondisi ekonomi Kalifornia sekarang ini bahkan lebih buruk daripada Yunani. Seperti kita tahu, saat ini Yunani sedang terbelit utang luar biasa besar, dan krisis yang hebat.

Dimon mengatakan kepada investor di Wall Street pada pertemuan tahunan bahwa jika Kalifornia, negara bagian terbesar di Amerika Serikat, memiliki masalah dalam pembayaran utang. Saat ini Kalifornia mempunyai utang serta defisit anggaran sekitar $ 20 milyar.

Awal pekan ini, badan legislatif negara mengurangi defisit sebesar $ 2.8 milyar melalui pemotongan anggaran dan kebijakan lainnya. Namun Schwarzenegger, mantan bintang film Hollywood yang menjadi politisi, sedang mencari pemotongan $ 8.9 milyar selama 16 bulan, dan juga berharap sebanyak $ 7 milyar lainnya dari pemerintah federal.

Awal pekan ini, John Chiang, salah satu tokoh di negara bagian itu, mengatakan bahwa jika rencana yang bisa diterapkan untuk mengurangi defisit dan meningkatkan tingkat kas tidak tercapai segera, ia harus kembali untuk mengeluarkan surat hutang itu, dan itu artinya negara akan memaksa para pekerja untuk mengambil cuti tanpa dibayar tambahan dan berpotensi pembekuan pengeluaran.

Musim panas lalu, Kalifornia mengeluarkan $ 3 milyar dari surat hutang itu kepada kreditur termasuk utang penduduk pengembalian pajak sebagai cara tunai pengentasan dari krisis.

"Saya tidak bisa menulis cek tanpa uang; itu melawan hukum. Tujuan utama saya adalah untuk menjaga negara bagian tetap hidup, tetapi saya tidak akan mampu melakukannya tanpa bantuan undang-undang baru," kata Mr Chiang.

Mungkinkah dari Kalifornia juga akan merambat ke negara-negara bagian AS lainnya? (sa/telegraph)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang