Anggota DPR AS Buat Gerakan untuk Cegah Serangan ke Iran

Jumat, 19/01/2007 17:14 WIB | Arsip | Cetak

Sekelompok politisi di DPR AS, baik dari Republik maupun Demokrat, membuat gerakan untuk mencegah pemerintah AS menyerang Iran tanpa persetujuan Kongres.

Kelompok itu mendorong agar dibuat produk hukum untuk mencegah kemungkinan itu. Gerakan ini dimotori oleh politisi dari Partai Republik Walter John, yang khawatir pemerintahan Bush sengaja memprovokasi untuk membuka konfrontasi dengan Iran.

John mengatakan, "Resolusinya sudah sangat jelas bahwa tidak ada resolusi sebelumnya oleh Kongres yang memberikan otorisasi atas serangan AS ke Iran." Ia mengatakan hal itu, mengacu pada pengalaman tahun 2002 di mana Kongres memberikan otorisasi bagi pemerintah untuk menginvasi Irak melalui voting.

Sebelum sebuah resolusi untuk menyerang Iran ditandatangani dan dilaksanakan, Bush harus mendapatkan persetujuan dari DPR dan Senat. Itu artinya, hanya jika Iran atau pasukan bersenjatanya menyerang AS, atau jika ancaman serangan itu sudah terlihat, Kongres akan memberikan otorisasinya.

Sejauh ini, usulan John atas resolusi itu sudah mendapat dukungan dari 11 sponsor dari 435 anggota DPR AS.

Sementara itu di Gedung Putih, Bush yang ditanya apakah AS memang punya rencana untuk menyerang Iran, hanya menjawab, "Saya perjelas, jika mereka (Iran) mengirimkan senjata ke Irak yang bisa merusak demokrasi dan utamanya melukai tentara-tentara kami, kami akan mengatasi masalah ini."

"Kita tidak akan membiarkan mereka, " kata Bush.

Martin Meehan, wakil dari Demokrat untuk wilayah Massachussets mengatakan, ia tidak percaya pada Iran dan apa keinganannya di Timur Tengah. Tapi ia juga tidak percaya dengan Gedung Putih.

Menurutnya, resolusi terkait masalah Iran diperlukan karena pemerintah Bush sudah "banyak berbohong" dalam kasus invasi ke Irak tahun 2003.

Para pendukung resolusi untuk mencegah tindakan sepihak Bush atas masalah Iran, berharap para pemimpin Demokrat di DPR bisa membawa wacana ini ke dalam beberapa bulan mendatang, bersamaan dengan pembahasan tentang pembuatan undang-undang pendanaan perang Irak atau hal lainnya yang terkait dengan langkah-langkah di Irak.

Pemerintah AS sendiri dilaporkan sudah menempatkan sejumlah pesawatnya di kawasan Teluk dab menyatakan pada sekutunya, negara-negara Arab bahwa AS akan akan bersikap lebih tegas pada Teheran. (ln/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang