Anggota Parlemen Israel Dukung Keputusan Menangkap Livni

Rabu, 16/12/2009 10:43 WIB | Arsip | Cetak

Anggota parlemen Israel yang merupakan wakil minoritas Arab dari Knesset, menyatakan dukungannya untuk sebuah perintah penangkapan terhadap pemimpin opisisi Zionis Israel yang juga mantan menteri luar negeri - Tzipi Livni atas tuduhan telah melakukan kejahatan perang terhadap rakyat Palestina selama agresi militer Zionis Israel ke wilayah jalur Gaza.

Surat kabar harian Israel berbahasa Ibrani Maariv memberitakan bahwa anggota parlemen Israel wakil dari warga Arab, menyatakan dukungannya kepada hakim Inggris yang mengeluarkan perintah surat penangkapan terhadap Tzipi Livni dan berharap akan lebih banyak lagi perintah dari pengadilan yang menyerukan penangkapan bagi Livni yang termasuk arsitek dalam "pembantaian" warga Palestina di jalur Gaza pada awal tahun ini.

Harian Maariv mengatakan dalam laporannya mengutip pernyataan anggota parlemen Arab Israel: "Ada hukum internasional, dan semua pelanggar terhadap hukum tersebut harus membayar atas pelanggaran yang mereka buat dan Livni harus menghadapi pengadilan untuk semua kejahatan perang yang ia lakukan."

Anggota parlemen tersebut juga memuji putusan yang diambil oleh hakim Inggris yang telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Tzipi Livni yang juga merupakan pemimpin oposisi Israel, sembari menyerukan supaya ada tindakan hukum terhadap orang-orang yang bertanggung jawab dalam agresi militer Israel di jalur Gaza, baik bertanggung jawab secara langsung maupun tidak langsung.

Sebagai tindakan balasan atas putusan hakim Inggris, salah seorang anggota parlemen dari partai Kadima - partai yang dipimpin oleh Tzipi Livni - menyerukan agar ada surat perintah penangkapan terhadap pemimpin Inggris, atas kejahatan mereka di Belfats Irlandia Utara yang waktu itu dipimpin oleh perdana mentri Tony Blair.

Sebelumnya mantan Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni ini telah membatalkan rencana kunjungannya ke Inggris setelah mendengar bahwa pemerintah Inggris telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap dirinya karena keterlibatannya dalam kejahatan perang di Jalur Gaza dalam operasi Cast Lead yang digelar Zionis Israel bulan Januari 2008 lalu.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang