Anwar Awlaqi: Umar Faruq adalah Murid Saya

Ulama Yaman yang memegang kewarganegaraan AS, Syaikh Anwar Awlaqi menyatakan bahwa Umar Faruq Abdul Muthalib yang mencoba meledakkan sebuah pesawat AS adalah muridnya dan ia mendukung usaha pemuda Nigeria tersebut.
Awlaqi mengatakan dalam sebuah wawancara dengan televisi Al-Jazeera: "Saudara mujahid Umar Faruq adalah salah satu mahasiswa saya, dan saya mendukung apa yang dilakukan oleh Umar Faruq, setelah saya melihat saudara-saudara seiman saya di Palestina telah lebih dari enam puluh tahun dijajah Israel, mereka di bunuh, tewas di Irak, di Afghanistan, dan AS lewat rudalnya telah membom 17 wanita dan 23 anak-anak di Yaman dan meledakkan satu pesawat sipil belum sebanding dengan semua tindakan keji ini, dengan pembunuhan ribuan umat Islam."

Namun Awlaqi mencatat bahwa memang lebih baik menjadikan target sasaran adalah militer AS, dan Al-Qaidah memiliki pilihan itu, dan bagi rakyat AS yang hidup dalam sistem demokrasi harus bertanggung jawab penuh atas semua kebijakan presiden yang mereka pilih sendiri (mantan presiden AS George W Bush) dan pengganti Bush, Barack Obama kebijakannya tidak berbeda jauh dengan Bush.
Dia juga mengatakan bahwa rakyat AS terlibat atas semua kejahatan yang dilakukan oleh pemerintahnya, meskipun mereka tidak mendukung pemerintah mereka, namun mereka tetap membayar pajak yang pajak tersebut dibelanjakan untuk tentara mereka yang berperang di negeri muslim.
Awlaqi mengatakan: "AS tidak menginginkan yurisprudensi kebanggaan dan keadilan, namun mereka ingin menyebarkan yuriprudensi dan budaya kepatuhan yang menghina. AS ingin memasarkan demokrasi di dunia Islam, yang menuntut adanya ketaatan kepada penguasa yang seorang pengkhianat, bahkan jika pun AS dan anteknya menginginkan Islam, mereka hanya ingin Islam yang tidak berbicara tentang Jihad dan Khilafah Islam!"
Awlaqi menuduh pemerintah Yaman sebagai pemerintah pembohong, berbohong diluar dan didalam, masyarakat dibohongi, Amerika juga telah membohongi semua orang. Pemerintah mengklaim telah membunuh Fulan dan mengklaim menemukannya terbunuh, pemerintah Yaman ingin memerikan hadiah kepada Amerika. Setiap tingkat kerusakan ini adalah ulah dari Pemerintah Yaman.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Dan Nominasi Oscar 2010 Jatuh Kepada, Yahudi!
Jumat, 05/02/2010 10:12 WIB - Menlu Israel Ancam Akan Gulingkan Presiden Suriah
Jumat, 05/02/2010 09:57 WIB - Polisi Dubai: Netanyahu akan Ditangkap, Jika Mossad yang Membunuh Mabhuh
Jumat, 05/02/2010 09:39 WIB - Tentara AS Kembali Bikin Ulah, Ulama Afghan Ditembak Mati
Jumat, 05/02/2010 08:43 WIB - Pengadilan Eropa: Pencantuman Agama pada KTP di Turki, Pelanggaran HAM
Jumat, 05/02/2010 07:53 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




