Aparat Mesir Cegah Konvoi Bantuan Seberangi Perbatasan Rafah

Pemerintah Mesir kembali bikin ulah, setelah pada agresi Israel ke Gaza tahun 2008 lalu mereka menutup akses perbatasan Rafah, sekarang mereka mencegah delegasi parlemen Mesir yang akan masuk ke Gaza melewati perbatasan Rafah.
Pihak berwenang Mesir mencegah delegasi sembilan anggota parlemen Mesir dari konvoi kebebasan 2 untuk masuk ke jalur Gaza melalui perbatasan Rafah. Kesembilan anggota parlemen tersebut membawa bahan bangunan, semen dan besi untuk pembangunan infrastruktur di wilayah Gaza yang telah hancur diserang Israel.
Salah seorang anggota parlemen Mesir, Hazem farouk mengatakan keheranannya atas ulah pihak keamanan Mesir yang merampas truk bahan bangunan yang akan mereka bawa ke Gaza. Lebih anehnya lagi para delegasi parlemen Mesir tersebut ditangkap setelah jarak mereka tinggal 20 kilometer lagi dari Gaza.
"Masyarakat di wilayah itu telah memberitahu kami bahwa aparat keamanan Mesir tidak akan membiarkan kami membawa bahan bangunan khususnya besi ke Gaza melewati perbatasan Rafah, dan kami sebelumnya tidak percaya namun sekarang setelah kami melihat sendiri dengan mata kepala kami baru kami meyakini apa yang telah mereka katakan," kata salah seorang anggota delegasi.
Mereka juga menekankan bahwa pelarangan mereka masuk ke Gaza lewat perbatasan Rafah bertentangan dengan perintah dari presiden Mubarak yang meminta agar membuka penyeberangan rafah tanpa batas.
"Kami bertekad untuk masuk dan akses ke Gaza serta mematahkan pengepungan dan melaksanaan rekomendasi Liga Arab dengan mengirimkan bantuan kepada rakyat Palestina," kata salah seorang delegasi.(fq/islamtoday)
Lainnya (Arsip)
- Yahudi Ejek Armada Kebebasan Dengan Video Parodi
Selasa, 08/06/2010 13:09 WIB - Nekad ke Gaza, Israel Ancam Akan Bunuh Erdogan
Selasa, 08/06/2010 12:42 WIB - Israel Minta Bantuan Senjata Lagi kepada Amerika
Selasa, 08/06/2010 12:32 WIB - Menlu Turki: Tidak Ada Normalisasi Tanpa Penyelidikan Internasional kepada Israel
Selasa, 08/06/2010 11:30 WIB - Akhirnya Sang Rabbi Rasis Itu Mati Juga
Selasa, 08/06/2010 10:11 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




