AS Akan Tutup Semua Media Pro-Afghanistan
Koran harian AS, the Wall Street Journal, mengutip Pentagon, menurunkan berita awal pekan ini bahwa situs internet dan stasiun radio yang menurut Pentagon mendukung perjuangan Taliban akan ditutup.
Pentagon beralasan bahwa internet dan sumber-sumber media bukan saja tak memiliki izin resmi namun juga mendorong orang untuk mendukung Taliban dan jadi memusuhi AS dan sekutunya, selain pula melemahkan pemerintahan Kabul.
Selama lima tahun belakangan ini AS terus melakukan usaha-usaha mematikan media-media yang memang mereka incar untuk segera ditutup tersebut. Bukan hal baru lagi jika AS menghanguskan media-media yang pro-Taliban. AS benar-benar ketakutan, hingga sampai-sampai harus menutup radio di Afghanistan yang hanya punya radius siaran sekitar 20 km saja.
Padahal AS sendiri mempunyai ratusan media di Afghanistan yang terdiri dari berbagai macam, mulai koran, majalah, buletin, radio, televisi, dan situs internet yang isinya tentu saja propaganda kebencian terhadap Taliban. Media-media AS ini juga dipergunakan untuk menyembunyikan korban-korban yang telah berjatuhan dalam jumlah besar atau juga kerugian yang diderita oleh mereka karena serangan Taliban. (sa/qmh)
Lainnya (Arsip)
- Menlu Israel: AS Akan Tunduk Dengan Kemauan Israel
Rabu, 22/04/2009 16:19 WIB - Inggris Akui Pasok Senjata Buat Israel
Rabu, 22/04/2009 15:07 WIB - Caleg Kuwait Ingin Membangun Hubungan Dengan Israel
Rabu, 22/04/2009 14:37 WIB - Dalia Mugahed, Muslimah Pertama di Gedung Putih
Rabu, 22/04/2009 13:45 WIB - Lieberman : Iran Bukan Ancaman Utama Israel
Rabu, 22/04/2009 11:43 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




