AS Minta Maaf kepada Gaddafi Soal "Jihad"

Rabu, 10/03/2010 09:26 WIB | Arsip | Cetak

Departemen Luar Negeri AS pada hari Selasa kemarin (9/3) meminta maaf dan meminta Libya mengabaikan komentar yang dibuat oleh juru bicara deplu PJ Crowley tentang pemimpin Libya Muammar Gaddafi atas seruannya untuk "jihad", yang sering diterjemahkan sebagai "perjuangan bersenjata," melawan Swiss.

"Saya mengerti bahwa komentar pribadi saya dianggap sebagai serangan terhadap pribadi Presiden," kata juru bicara Departemen Luar Negeri PJ Crowley, kepada wartawan. "Komentar saya sebelumnya ini tidak mencerminkan kebijakan AS dan tidak dimaksudkan untuk menyinggung perasaan. Saya minta maaf jika mereka tersinggung dengan cara komentar saya."

"Seharusnya saya hanya berfokus pada keprihatinan kami tentang istilah jihad, yang sejak itu telah diperjelas oleh pemerintah Libya," tambah Crowley.

Dalam permintaan maafnya, Crowley tampaknya berusaha mengakhiri sengketa yang mendorong pimpinan perusahaan minyak negara Libya memanggil para eksekutif dari perusahaan-perusahaan energi AS seperti Exxon Mobil, ConocoPhillips, Occidental, Hess dan Marathon minggu lalu dan memperingatkan mereka bahwa komentar jubir Deplu AS tersebut bisa menyakiti sengketa bisnis Amerika Serikat di Libya.

Pertengkaran ini berpusat pada pidato Gaddafi tanggal 25 Februari lalu yang menyerukan "jihad" untuk melawan Swiss. Istilah ini sering diterjemahkan sebagai "perjuangan bersenjata," namun seorang pejabat Libya menyatakan bahwa maksud Gaddafi itu berarti boikot ekonomi terhadap Swiss.

Ketika ditanya tentang pidato tersebut, Crowley pada 26 Februari mengatakan hal itu mengingatkannya pada pernyataan-pernyataan Gaddafi sebelumnya yang konon katanya, melibatkan "banyak kata-kata dan banyak kertas beterbangan di mana-mana, namun sama sekali tidak ada maknanya."

Duta Besar Libya untuk Amerika Serikat pekan lalu mengatakan kepada Reuters bahwa negaranya menginginkan hubungan baik dengan Washington, namun mereka tidak akan membiarkan pemimpinnya dihina.

Crowley mengatakan ia menyesal sengketa gara-gara pernyataan tersebut telah menjadi iritasi dalam hubungan Libya-As dan mengatakan bahwa Asisten Menteri Luar Negeri Jeff Feltman AS, diplomat Amerika Serikat untuk Timur Tengah, akan mengunjungi Libya minggu depan untuk melangsungkan konsultasi. (fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang