AS Mulai Operasikan Blok Penjara Baru di Kamp Guantanamo

Jumat, 08/12/2006 14:32 WIB | Arsip | Cetak

Meski para penyelidik dari organisasi hak asasi manusia PBB dan dunia internasional berulang kali meminta AS menutup kamp tahanan Guantanamo, AS tetap tutup telinga. Negara Paman Sam itu malah membuat blok penjara baru dan mulai memindahkan sejumlah tahanan ke blok tersebut.

Para pejabat Guantanamo berdalih, blok penjara yang dibangun dengan biaya 37 milyar dollar itu sangat penting untuk melaksanakan misi menahan orang-orang yang oleh AS dianggap sebagai "pejuang musuh."

Komandan Angkatan Laut AS Robert Duran mengatakan, sekitar 42 tahanan sudah dipindahkan ke blok penjara baru yang memiliki 178 sel tahanan itu. Sel dalam penjara tersebut, awalnya didisain sebagai fasilitas keamanan tingkat menengah. Namun disain itu perbaharui sedemikian rupa untuk mengisolasi para tahanan dan membuat mereka tidak bisa berkomunikasi dengan mudah.

Saat ini, sedikitnya ada 100 orang dari 400 orang tahanan di Guantanamo, yang sedang menunggu dibebaskan atau menunggu untuk dipindahkan ke negara lain.

Para tahanan di dalam sel sekarang hanya bisa melihat keluar melalui sebuah jendela yang sempit dan panjang ke sebuah area di mana terdapat meja-meja dan bangku-bangku yang tadinya digunakan untuk tempat berkumpul, tapi sekarang para tahanan sudah dilarang berkumpul.

Ruang untuk rekreasi sekarang dibagi-bagi menjadi beberapa ruangan yang lebih kecil, yang hanya boleh digunakan oleh satu orang tahanan saja. Pintu-pintu kamar mandi juga didisain agar para penjaga bisa membelenggu tangan dan kaki para tahanan sebelum mereka meninggalkan ruangan. Disepanjang lorong dipasang pagar yang tidak memungkinkan para tahanan melompat.

Para tahanan hanya diberi waktu 30 menit untuk menghirup udara segara di luar ruang tahanan dua kali dalam seminggu.

"Kamp baru yang dilengkapi pengontrol udara itu didisain untuk meningkatkan kesehatan baik para tahanan maupun para penjaga," kata Duran.

Menurutnya, dengan adanya fasilitas baru tersebut, angkatan laut AS bisa menutup kamp nomor 3 yang dibangun pada tahun 2002.

Komandan AL AS, Kris Winter menambahkan, modifikasi-modifikasi dalam kamp baru itu memberikan perlindungan bagi para penjaga dari bentrokan dengan para tahanan seperti yang terjadi pada bulan Mei lalu, serta kemungkinan terjadinya kasus bunuh diri para tahanan seperti yang dilakukan tiga orang tahanan pada bulan Juni lalu. (ln/aljz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang