Asisten Menlu: AS Gagal Selesaikan Konflik Israel-Palestina

Rabu, 11/11/2009 15:44 WIB Cetak |  Kirim

Ini pengakuan yang jujur dari seorang pejabat AS. Asisten Menteri Luar Negeri AS, William Burns mengakui bahwa AS gagal untuk menciptakan perdamaian di Timur Tengah. Burns mengungkapkan hal itu setelah Presiden AS Barack Obama bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih.

"Saya berharap bisa berdiri di hadapan Anda semua hari ini dan memberikan keterangan tentang kemajuan-kemajuan penting atas upaya yang kami lakukan, tapi nyatanya saya tidak bisa," ujar Burns.

Menurutnya, berbagai dialog yang diupayakan AS untuk perdamaian Timur Tengah tidak membawa hasil. Tapi ia menegaskan bahwa Presiden AS Barack Obama tetap komitmen terhadap solusi dua negara terkait konflik Israel-Palestina dan AS tetap bersikap bahwa Israel harus membekukan seluruh aktivitas pembangunan pemukiman ilegalnya di wilayah Palestina.

"Kami tidak bisa melegitimasi tindakan Israel yang tetap meneruskan pembangunan pemukimannya. Israel jelas-jelas telah melalaikan kewajibannya seperti yang tercantum dalam kesepakan Peta Jalan Damai, bahwa Israel harus membekukan aktivitas pembangunan pemukiman," tukas Burns.

Pernyataan Burns mengisyaratkan bahwa memang telah terjadi perbedaan pandangan antara Obama dan Netanyahu dalam masalah pemukiman Israel. Soal perbedaan pandangan ini berhembus setelah kedua pemimpin itu bertemu di Gedung Putih sehari sebelumnya.

Laporan-laporan menyebutkan bahwa Netanyahu menolak mematuhi desakan Obama yang meminta Israel menghentikan pembangunan pemukimannya di Tepi Barat. Sementara bagi rakyat Palestina, penghentian pembangunan pemukiman Yahudi oleh Israel adalah harga mati untuk melanjutkan negosiasi damai antara Israel-Palestina.

Sikap Netanyahu membawa dampak terhadap otoritas Palestina. Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menyatakan akan mundur dari jabatannya jika AS gagal menekan Israel untuk memenuhi tuntutan rakyat Palestina.

Saat diambil sumpahnya menjadi presiden AS bulan Januari lalu, Obama menyatakan bahwa menyelesaikan konflik Israel-Palestina akan menjadi prioritas utamanya. Tapi pemerintahakan Obama tidak menunjukkan upaya yang besar dan serius untuk membuktikan ucapannya. (ln/prtv)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG