Australia Panggil Dubes Israel Terkait Pembunuhan Al-Mabhuh
Negaranya disebut-sebut "terkait" dengan kasus pembunuhan komandan senior Hamas di Dubai, pemerintah Australia langsung memanggil duta besar Israel di negeri Kanguru itu untuk meminta penjelasan tentang dokumen-dokumen palsu negara Australia yang digunakan oleh pelaku pembunuhan pejabat senior Hamas, Mahmoud Al-Mabhuh di Dubai.
Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd, Kamis (25/2) menyatakan bahwa Australia tidak akan tinggal diam dalam masalah ini. "Jika paspor Australia digunakan atau dipalsukan oleh negara lain, apalagi untuk tujuan pembunuhan, ini sangat memprihatinkan dan kami akan meneliti kasus ini, tak ada ada satu pun yang terlewati," tukas Rudd.
Australia bereaksi setelah polisi Dubai mengumumkan 15 nama tersangka baru, diantaranya disebut-sebut memegang paspor negara Australia, Inggris, Prancis dan Irlandia. Dengan demikian jumlah tersangka kasus pembunuhan Al-Mabhuh menjadi 26 orang termasuk enam orang perempuan.
Polisi Dubai tetap berkeyakinan bahwa badan intelejen Israel, Mossad sebagai tersangka utama konspirasi pembunuhan komandan senior Hamas itu. Kepala Polisi Dubai, Dhahi Khalfan Tamin mengatakan, pihaknya punya bukti-bukti yang memberatkan tentang keterlibatan Mossad.
Meski pihak Israel masih terus membantah, media massa Eropa dan Israel menurunkan banyak laporan yang menyebutkan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu terlibat dan memberi restu terhadap operasi pembunuhan Al-Mabhuh dalam pertemuan dengan Kepala Mossad, Meir Dagan di Tel Aviv awal Januari kemarin. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Fatwa Halal Dibunuh yang Mengizinkan Ikhtilat, Tuai Kontroversi di Saudi
Kamis, 25/02/2010 10:32 WIB - Taliban Bantah Orang Dekat Mullah Umar Telah Tertangkap
Kamis, 25/02/2010 09:34 WIB - Aleg Israel: Haniyah Harus Dibunuh Seperti Mabhuh
Kamis, 25/02/2010 09:08 WIB - 15 Nama Tersangka Baru Pembunuh Mabhuh Dirilis oleh Polisi Dubai
Kamis, 25/02/2010 08:35 WIB - Jangankan di Dunia Nyata, Perang di Dunia Maya pun AS akan Kalah
Rabu, 24/02/2010 17:12 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




