Austria: AS Memaksa Kami Untuk Berperang di Afghanistan

Ternyata tidak sepenuhnya pasukan yang ikut berperang di Afghanistan mengikuti arahan dari AS - berperang dengan sepenuh hati. Austria contohnya.
Menteri Pertahanan Austria Darabos menuduh Administrasi pemerintah AS telah melaksanakan apa yang disebutnya "tekanan secara terang-terangan" di negaranya dalam rangka memaksa negara mereka untuk memperkuat partisipasi Austria dalam invasi ke Afghanistan.
Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Jumat kemarin (18/12) di surat kabar "Standar" - Darabos berkata: "tekanan Amerika kepada pemerintah kami sangat kuat dan sering kali cenderung kasar."
Menteri pertahanan Austria ini menambahkan: "Perintah dan tekanan yang dilakukan oleh AS ini melewati kedutaan dan militer."
"Kami memiliki duta besar Amerika di negara kami yang mengumumkan beberapa kali bahwa sudah menjadi kewajiban Austria untuk meningkatkan komitmennya di Afghanistan, namun kami akan menyatakan bahwa Austria adalah sebuah negara berdaulat, dan kami tidak akan menyerah pada tekanan ini."
Pada tahun 2002, Austria mengirimkan 60 orang pasukannya untuk bekerja dalam rangka menambah kekuatan pasukan multinasional, yang berpartisipasi dalam pendudukan Afghanistan, dan tiga perwira Austria saat ini ditempatkan di Kabul. (fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Yahudi Inggris: Segera Cabut Surat Penangkapan Livni!
Sabtu, 19/12/2009 09:34 WIB - Media Israel: Imperium Amerika Akan Segera Runtuh
Sabtu, 19/12/2009 08:22 WIB - Akankah Ahmadinejad Bertahan?
Sabtu, 19/12/2009 06:39 WIB - Di Manakah Syeikh Anwar Awlaki Sekarang?
Sabtu, 19/12/2009 06:04 WIB - Drone, Pesawat Siluman Yang Membuat Malu Rakyat AS
Sabtu, 19/12/2009 05:41 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




